EVALUASI KONDISI DAN PERHITUNGAN UMUR SISA JEMBATAN TELUK DALAM KEPULAUAN RIAU BERDASARKAN METODE BRIDGE MANAGEMENT SYSTEM 1992

M. Fahri Fatharani, Sumargo Sumargo

Abstract


Provinsi Kepulauan Riau merupakan salah satu provinsi di Pulau Sumatera yang berada di bawah kewenangan Balai Pelaksana Jalan Nasional IV Jambi. Jumlah jembatan pada ruas jalan nasional yang dimilik oleh Provinsi Kepulauan Riau adalah sebanyak 53 unit dengan total panjang jembatan 4.008,1 meter. Kondisi jembatan di Provinsi Kepulauan Riau pada data Buku Informasi Statistik Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tahun 2015 mengalami banyak kerusakan ringan dengan persentase total sebanyak 37,74%. Sangat penting untuk menjaga jembatan dengan tepat. Dengan demikian Bridge Management System. Penelitian ini dilakukan pada jembatan Teluk Dalam di Pulau Bintan pada ruas jalan Kangka- Sialang. Evaluasi dilakukan berdasarkan BMS 1992 untuk mengetahui nilai kondisi dan umur sisa jembatan. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan terhadap Jembatan Teluk Dalam didapatkan Nilai Kondisi (NK) sebesar 3 yang berarti rusak. Umur sisa yang dimiliki jembatan ini adalah 8,722 tahun.

 

Kata Kunci: Bridge Management System, umur sisa, teluk dalam.


Full Text:

PDF

References


Directorate General of Highways Ministry Of Public Works Republic of Indonesia, 1992. Bridge Management System.

Direktorat Jenderal Bina Marga. 1993. Panduan Penyelidikan Jembatan. Jakarta. Departemen Pekerjaan Umum.

Hariman, F., Christady, H., dan Triwiyono, A. 2007. Evaluasi dan program pemeliharaan jembatan dengan metode Bridge Management System (BMS) (Studi kasus empat jembatan di Provinsi D.I. Yogyakarta). Forum Teknik Sipil, Vol. 17 : 581 - 593.

Indianto, A dan Sipriyadi, I. 2013. Studi Kasus Kerusakan Jembatan dan Pengaruhnya terhadap Sisa Umur Jembatan. Politeknologi Vol. 12 No. 9.

Putri, C.K., dan Sastrawiria, R.P.P. 2018. Analisis Penerapan Aplikasi Inspeksi Visual Jembatan INVI J (User Perspective).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini terindeks oleh: