PREFERENSI KEMUDAHAN PENGGUNAAN SEPEDA MOTOR DI KOTA BANDUNG

An An Anisarida, Gary Raya Prima, Syapril Janizar

Abstract


Jumlah sepeda motor yang tinggi dapat menimbulkan kemungkinan terjadinya jumlah kecelakaan di Kota Bandung. Semakin tingginya jumlah kecelakaan di Kota Bandung dapat menimbulkan tingkat keselamatan menjadi rendah. Tingkat keselamatan sepeda motor dijalan dapat digambarkan dari indikator yang mempengaruhinya. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan preferensi kemudahan pengunaan sepeda motor pada lalu lintas di Kota Bandung. Preferensi diidentifikasi sebagai salah satu upaya untuk menentukan penggunaan sepeda motor di Kota Bandung. Penilaian studi dilakukan dengan melihat kajian tentang indikator berbagai literatur, RUNK di Indonesia dan Road Safety Kota Bandung. Data pada penelitian ini diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner yang disebarkan kepada 60 responden dan terbagi atas empat bagian, yaitu: 1) profil  responden,  2) kuesioner ukuran harapan, 3) kuesioner ukuran kinerja, dan 4) infor-masi   tambahan. Responden penelitian 26,0% adalah wanita dan sisanya (74 %) adalah pria.  Usia  respon-den  diatas 20 tahun sebesar 87% dan dibawah 20 tahun sebesar 13%. Jumlah responden yang berprofesi sebagi karyawan sebesar 55%, pelajar sebesar 26%, pekerja swasta sebesar 12%, dan wiraswasta sebesar 19%. Hasil analisis melalui metode Importance Performance Analysis mendapatkan semua pertanyaan yang dibuat memiliki tingkat kepentingan dan kemudahan berada pada kuadran ke II. Hal ini memberikan pengertian bahwa aspek berkendara merupakan hal yang penting dan bila dilakukan pembiasaan maka dalam penerapannya akan mudah.

 

Kata Kunci : preferensi, kecelakaan, keselamatan, RUNK, sepeda motor.


Full Text:

PDF

References


BPS, B. (2016). Statistik Transportasi Darat 2016. Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS).

Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga. (2012). Panduan Teknik 1 Rekayasa Keselamatan Jalan . Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga.

Khakim, R. (2016). Hubungan Antara Umur, Tingkat Pendidikan, Masa Berkendaraan dan Pengetahuan dengan Perilaku Safety Riding ( Studi pada Pengendara Ojek Sepeda Motor di Kelurahan Kedungmundu Kota Semarang ). Semarang: Universitas Muhammadiyah Semarang.

Munawar, A. (2007). Pengembangan Transportasi Yang Berkelanjutan. Yogyakarta: Rapat Terbuka Majelis Guru Besar Universitas Gajah Mada.

Nasional, B. P. (2012). Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan 2011 -2035. Jakarta.

Pemerintah Kota Bandung. (2018). Bandung

Road Safety Annual Report 2017. Bandung:

Pemerintah Kota Bandung.

Polrestabes. (2018). Data Kecelakaan di Kota

Bandung 2013-2017. Bandung: Kepolisian

Resort Kota Besar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini terindeks oleh: