Nilai-Nilai Karakter Dalam Perjuangan Ken Arok Mendirikan Kerajaan Singasari Tahun 1222

Roberto Nainggolan

Abstract


Ken Arok merupakan seorang raja dari kerajaan Singasari. Sebelum menjadi raja, ia merebut kekuasaan dari seorang Akuwu di Tumapel yang terkenal kejam bernama Tunggul Ametung. Perlawanan Ken Arok terhadap Tunggul Ametung merupakan upaya perebutan kekuasaan pertama dalam sejarah bangsa Indonesia. Kisah ini bahkan diadopsi dalam karya sastra sehingga fakta dari kejadian sejarah pada abad ke-13 ini dapat diteladani dalam kehidupan di abad ke-21 ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang mencakup heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan jika Ken Arok mulanya merupakan seorang rakyat biasa yang mengabdi pada Tunggul Ametung. Pada perkembangannya, ia berhasil mengambil alih kekuasaan Tumapel dan bahkan menaklukan Kerajaan Kediri untuk mendirikan kerajaan Singasari. Nilai karakter yang dapat dipelajarai oleh tokoh Ken Arok adalah pekerja keras, kepemimpinan, dan gagah berani


Keywords


Ken Arok; Tunggul Ametung; Singasari; Nilai Karakter

Full Text:

PDF

References


Alfian, S.Y. (2019). Pararaton Sebagai Sumber Sejarah Pemanfaatannya Dalam Pembelajaran Di era Digital. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia. 2 (1), 38-48.

Gottschlak, L. (1975). Mengerti Sejarah. Jakarta: Indonesia University Press.

Salindri, D. (2019). Legitimasi Kekuasaan Ken Arok Versi Pararaton dan Negarakertagama. Historia: Jurnal Ilmu Sejarah. 1 (2), 104-116.

Susilo, A. & Sarkowi. (2020). Perjuangan Ken Arok Menjadi raja Kerajaan Singosari Tahun 1222-1227. Sindang: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah. 3 (1), 1-10.

Toer, P.A. (2009). Arok Dedes. Jakarta: Lentera Dipantara.

Wahyudi, A. (2014). Pesona Kearifan Jawa. Yokyakarta: DIPITA.


Article Metrics

Abstract view : 549 times
PDF - 1257 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini terindeks oleh: