Keanekeragaman Jamur di Agrowisata Jejamuran sebagai Sumber Belajar Biologi Berbasis Potensi Lokal Fungi Diversity in Jejamuran Agrotourism as a Learning Resource for Local Potential-Based Biology

Elvara Norma Aroyandini, Yohana Puji Lestari, Farah Nadia Karima

Abstract


Biologi merupakan mata pelajaran dengan sumber belajar yang berkaitan dengan semua makhluk hidup beserta interaksinya yang dekat sekali dengan kehidupan sehari-hari. Potensi lokal dapat digunakan sebagai sumber belajar biologi yang menarik dan dekat dengan siswa. Materi biologi khususnya keanekaragaman jamur belum banyak dikaitkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga hanya terpaku pada buku teks. Memadukan materi biologi dengan potensi lokal berpotensi dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jamur yang ada di Agrowisata Jejamuran Yogyakarta, sehingga Agrowisata Jejamuran dapat menjadi sumber belajar berbasis potensi lokal pada mata pelajaran biologi  Jenis penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Penelitian tahap 1 dilakukan survei awal, penentuan lokasi sampling, inventarisasi potensi lokal. Tahap 2 adalah analisis potensi keanekaragaman jamur sebagai sumber belajar biologi melalui studi literatur. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu memadukan antara hasil survei, wawancara, serta literatur terkait. Berdasarkan hasil penelitian, potensi lokal jamur di Agrowisata Jejamuran terdapat 12 jenis jamur. Keanekaragaman jamur yang terdapat di Agrowisata Jejamuran dapat dijadikan sumber belajar mata pelajaran Biologi berbasis potensi lokal. Berdasarkan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa Agrowisata Jejamuran dapat digunakan sebagai sumber belajar biologi berbasis potensi lokal pada materi jamur melalui fieldtrip, pembuatan media realia jamur, modul, maupun video.


Keywords


Keanekaragaman Jamur; Potensi Lokal; Agrowisata Jejamuran

Full Text:

PDF

References


Ali, M., & Setiani, D. D. (2018). Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Konsep Jamur. Bioedusiana, 3(24), 59–63.

Baram-tsabari, A., Sethi, R. J., & Bry, L. (2010). Identifying Students ’ Interests in Biology Using a Decade of Self-Generated Questions. 6(1), 63–75.

Bulunuz, N., Jarrett, O. S., & Bulunuz, M. (2008). Fifth-Grade Elementary School Students ’ Conceptions and Misconceptions about the Fungus Kingdom ∗. 5(3), 32–46.

Bustami, Y., & Afriani, R. (2019). The Implementation of Contextual Learning to Enhance Biology Students ’ Critical Thinking Skills. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 7(4), 451–457. https://doi.org/10.15294/jpii.v7i4.11721

Dikrullah. (2019). Pengaruh Penggunaan Awetan Jamur Sebagai Media Pembelajaran Terhadap Minat dan Hasil Belajar Biologi siswa kelas X IPA SMA Negeri 5 Barru pada Materi Fungi. Prosiding Seminar Nasional Biologi VI, 241–245.

Hasruddin, & Putri, S. E. (2014). Analysis of Students ’ Learning Difficulties in Fungi Subject Matter Grade X Science of Senior High School Medan Academic Year 2013 / 2014. International Journal of Education and Research, 2(8), 269–276.

Holstermann, N., Grube, D., & Bögeholz, S. (2010). Hands-on Activities and Their Influence on Students ’ Interest. 743–757. https://doi.org/10.1007/s11165-009-9142-0

Hudson, C. C., & Whisler, V. R. (2007). Contextual Teaching and Learning for Practitioners. Systemics, Cybernetics and Informatics, 6(4), 54–58.

Ismiati, I. (2020). Pembelajaran Biologi SMA Abad ke-21 Berbasis Potensi Lokal : Review Potensi di Kabupaten Nunukan-Kalimantan Utara. Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: E-Saintika, 4(2), 222–235.

Kahar, A. P., & Damayanti, K. (2018). Pemanfaatan Potensi Lokal Sebagai Pondasi Konstruktivisme Guru Biologi Kabupaten Kubu Raya Mewujudkan Learning Biology Problem Orientation. Al-Khidmah, 1, 13–16.

Kurniawati, F. (2019). Analisis Miskonsepsi Siswa Kelas XI MIA pada Materi Jamur Menggunakan Three-Tier Multiple Choice. Bioedu : Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi, 8(1), 51–57.

Lubis, D. A., Hasairin, A., & Rengkap. (2017). Analisis Kesulitan Belajar Siswa pada Materi Jamur Di Kelas X IPA SMA N 1 Batang Kuis. Jurnal Pelita Pendidikan, 5(3), 340–347.

Marini, Rahayuningsih, M., & Retnoningsih, A. (2016). Efektivitas Metode Field Trip di Sungai Kaligarang Semarang terhadap Hasil Belajar Siswa Materi Pengelolaan Lingkungan. Unnes Journal of Biology Education, 5(1), 23–30.

Novitasari, L., Rahayu, Y. S., & Trimulyono, G. (2013). Penggunaan Media Awetan pada Materi Jamur untuk Meningkatkan Ketuntasan Belajar Siswa Kelas X-1 SMA Negeri 1 Sekaran. 2(1), 6–9.

Nugroho, E. S. B., Prayitno, B. A., & Maridi. (2017). Pengembangan Modul Berbasis REACT pada Materi Jamur untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA. Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi, 1(1), 1–10.

Ode, W., Arisanti, L., Sopandi, W., & Widodo, A. (2016). Analisis Penguasaan Konsep dan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SD Melalui Project Based Learning. Eduhumaniora : Jurnal Pendidikan Dasar, 8(1), 82–95.

Puspitasari, A. D. (2019). Penerapan Media Pembelajaran Fisika Menggunakan Modul Cetak dan Modul Elektronik pada Siswa SMA. Jurnal Pendidikan Fisika, 7(1), 17–25.

Renat, S. E., Novriyanti, E., & Armen. (2017). Pengembangan Modul Dilengkapi Peta Konsep dan Gambar pada Materi Keanekaragaman Makhluk Hidup untuk Siswa Kelas VII SMP. Bioeducation Journal, I(1), 95–109.

Sari, A. M., & Nurcahyo, H. (2018). Improving students learning motivation through mobile learning. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 4(3), 271–276. https://doi.org/10.22219/jpbi.v4i3.6859

Slamet, A., Andarias, S. H., Pramesthy, D., Ardyati, I., Yenni, B., & Inang, W. F. (2020). Bioedusiana. Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi, 5(1), 33–40. https://doi.org/10.34289/bioed.v5i1.1555

Sunarsih, S., Rahayuningsih, M., & Setiati, N. (2020). The Development of Biodiversity Module Using Discovery Learning Based on Local Potential of Wonosobo. Journal of Innovative Science Education, 9(1), 1–11.

Susilo, M. J. (2018). Analisis potensi lingkungan sekitar sebagai sumber belajar biologi yang berdayaguna. Procending Biology Education Conference, 15(1), 541–546. https://jurnal.uns.ac.id/prosbi/article/view/32606

Yuliati, T., & Martuti, N. K. T. (2014). Efektivitas Penerapan Metode Field Trip untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Kepedulian Siswa terhadap Lingkungan. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains, 2(2), 178–186.

Zaharah, Z., & Susilowati, A. (2020). Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Dengan Menggunakan Media Modul Elektronik Di Era Revolusi Industri 4.0. Biodik, 6(2), 39–52. https://doi.org/10.22437/bio.v6i2.8950




DOI: https://doi.org/10.37058/bioed.v5i2.2336

Article Metrics

Abstract view : 543 times
PDF - 1350 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Bioedusiana is Indexed by

Indeks DimensionsIndeks Copernicus Indeks Google ScholarSintaCrossrefGarudaWorldCatBASEIndonesia OneSearchPKP INDEXING