FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMER PADA MAHASISWI UNIVERSITAS SILIWANGI

Hasna Nurfadillah, Sri Maywati, Iseu Siti Aisyah

Abstract


Dismenore adalah rasa sakit atau nyeri perut bagian bawah yang dialami oleh wanita sebelum, selama atau sesudah menstruasi. Dismenore terdiri dari dismenore primer dan sekunder. Dismenore primer adalah nyeri menstruasi tanpa adanya kelainan pada alat genital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore primer pada mahasiswi Universitas Siliwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik dengan desain case-control prolektif. Sampel pada penelitian ini yaitu 374 mahasiswi yang terdiri dari 187 kasus dan 187 kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik quota sampling. Hasil uji statistik dengan uji chi square dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara variabel kualitas tidur (p=0,001 dan OR=2,027), paparan asap rokok (p=0,000 dan OR=3,362), konsumsi makanan cepat saji (p=0,000 dan OR=2,695), dan riwayat keluarga (p=0,000 dan OR=5,364) dengan kejadian dismenore primer. Saran agar mahasiswi menerapkan pola hidup sehat dan dapat mengatur waktu dengan baik.


Keywords


Kejadian Dismenore Primer, faktor risiko

Full Text:

PDF

References


Adriani dan Wirjatmadi. (2016). Peranan Gizi Dalam Siklus Kehidupan. Cetakan ke-3. Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KTD).

Ammar, R. U. (2016). “Faktor Risiko Dismenore Primer Pada Wanita Usia Subur Di Kelurahan Ploso Kecamatan Tambaksari Surabaya”. Jurnal Berkala Epidemiologi. 4(1): 37-49.

Anurogo dan Wulandari. (2011). Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid. Yogyakarta: Andi.

Delistianti dkk (2010). “Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Dismenore Primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung”. Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains. 1(2):134–138.

Dhewi, S. (2016). “Hubungan Stress dan Riwayat Keluarga dengan Kejadian Dismenore Pada Mahasiswa di Akademi Kebidanan Bina Benua Husada Banjarbaru Tahun 2016”. Jurnal Kesehatan Indonesia. 6(3): 31-33.

Ilmi dan Utari (2018). “Faktor Dominan Premenstrual Syndrome Pada Mahasiswi (Studi Pada Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Departemen Arsitektur Fakultas Teknik, Universitas Indonesia)”. Media Gizi Mikro Indones. 10(1): 39-50.

Irianto, K. (2015). Kesehatan Reproduksi: Reproductive Health Teori & Praktikum. Bandung: Alfabeta.

Ismalia dkk. (2019). “Hubungan Gaya Hidup dengan Dismenore Primer pada Wanita Dewasa Muda”. Jurnal Agromedicine. 6(1): 99-104.

Joshi dkk, (2015). ”Primary Dysmenorrhea and its Effect on Quality of Life in Young Girls”. International. Journal of Medical Science and Public Health. 4(3): 381- 385.

Judha dkk. (2012) Teori Pengukuran Nyeri dan Nyeri Persalinan. Yogyakarta:Nuha Media.

Larasati dan Alatas. (2016). “Dismenore Primer dan Faktor Risiko Dismenore Primer pada Remaja”. Medical Journal Of Lampung University. 5(3): 79-84.

Lestari dkk. (2018). “Hubungan Aktivitas Fisik dan Kualitas Tidur dengan Dismenorea pada Mahasiswi FK UPN “Veteran” Jakarta”. Majalah Kedokteran Andalas. 41(2): 48-58.

Martinez dkk (2018). “Lifestyle and prevalence of dysmenorrhea among Spanish female university students. PLoS ONE. 13(8): 1-11.

Najafi dkk (2018). “Major dietary patterns in relation to menstrual pain: a nested case control study”. BMC Women's Health. 18(69): 1-7.

Nuzula dan Oktaviana. (2019). “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Dismenore Primer Pada Mahasiswi Akademi Kesehatan Rustida Banyuwangi”. Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida. 5(2): 593-605.

Rifki dkk (2016). “Hubungan Paparan Asap Rokok Lingkungan dengan Kejadian Dismenorea Primer”. Jurnal Kesehatan Andalas. 5(3): 590-594.

Ritman. (2020). “Hubungan antara Kualitas Tidur dan Aktivitas Fisik dengan Dismenore Primer pada Siswi SMA Negeri 10 Padang”. [Online]. Tersedia:

http://scholar.unand.ac.id/60378/. [1 Desember 2020].

Sadiman (2017). “Analisis Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Dismenorhea”. Jurnal Kesehatan. 8(1): 41-49.

Sari dkk. (2015). “Hubungan Stres dengan Kejadian Dismenore Primer pada Mahasiswi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Andalas”. Jurnal Kesehatan Andalas. 4(2): 567-570.

Sidi dkk. (2016). “Primary Dysmenorrhea in the Schools of Parakou: Prevalence, Impact and Therapeutic Approach”. Gynecol Obstet (Sunnyvale). 6(5): 1-4.

Syarifah dan Nurhavivah. (2017). “Analisis Faktor yang Menyebabkan Dismenorhe Primer Mahasiswi Stikes Pemkab Jombang”. Jurnal Keperawatan. 10(2): 69-76.

Wariyah dkk. (2019). “Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Dismenorea Pada Siswi Smp Negeri 3 Karawang Barat Kabupaten Karawang Tahun 2018”. Jurnal Kebidanan Indonesia. 10(1): 39-48.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.