Pengaruh Pendidikan Politik Gen Z Dan Millenial Terhadap Upaya Mewujudkan Pemilu Serentak Tahun 2024 yang Berintegritas

Riska Sarofah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memberikan untuk mengetahui efektifitas dari pelaksanaan Pendidikan politik dalam memahami pemilu serentak yang berintegritas tahun 2024 menggunakan zoom-meeting. Studi dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat sehingga dilakukan pre-test dan post-test. Metode yang digunakan adalah metode desktriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel pada penelitian ini berjumlah 69 orang dengan studi kasus Kota Tasikmalaya, Jawa Barat yaitu para pemilih pemula yang berusia sekitar 17-20 tahun. Penelitian ini sekaligus berkontribusi dalam peningkatan partisipasi politik kaum muda. Hubungan antara pendidikan dan partisipasi sangat penting untuk peningkatan pengetahuan tentang sebab-sebab terjadinya partisipasi politik . Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest dan posttest dan angket dengan skala likert. Teknik analisis data diantaranya menggunakan pengujian Paired T Test. Pre-test dan Post-test dapat membantu dalam mengintegrasikan pemahaman mengenai Pendidikan politik dan upaya dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas, sehingga materi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan generasi millennial dan gen Z untuk dapat mensukseskan pemilu serentak tahun 2024.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Pendidikan politik yang diberikan dengan upaya partisipan untuk mewujudkan pemilu serentak 2024. Diantaranya pemahaman millennial atau Gen Z terhadap partisipasi politik, isu politik dan sosial media, pemahaman konsep dasar integritas, dan bentuk-bentuk integritas pemilu dan upaya untuk berkontribusi dalam pemilu yang berintegritas pada tahun 2024.

Keywords


Pendidikan Politik, Gen Z, Generasi Millenial, Pemilu, Integritas, media sosial.

References


ACE Electoral Knowledge Network. (2013). Media and Elections. The ACE Encyclopaedia.

Bourne, P. A. (2010). Unconventional Political Participation in a Middle-Income Developing Country. Current Research Journal of Social Sciences, 2(2).

Clark, A. (2017). Identifying the determinants of electoral integrity and administration in advanced democracies: The case of Britain. European Political Science Review, 9(3), 471–492. https://doi.org/10.1017/S1755773916000060

Furlong, A., & Cartmel, F. (2012). Social change and political engagement among young people: Generation and the 2009/2010 British Election Survey. Parliamentary Affairs, 65(1), 13–28. https://doi.org/10.1093/pa/gsr045

Gaffar, A. (1998). Beberapa Aspek Pembangunan Politik. Rajawali Pers.

Henn, M., & Foard, N. (2012). Young people, political participation and trust in Britain. Parliamentary Affairs, 65(1), 47–67. https://doi.org/10.1093/pa/gsr046

Hermawan, Candra, I. (2020). Implementasi Pendidikan Politik Pada Partai Politik di Indonesia. Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan, 10(1), 19. https://jurnal.unsur.ac.id/jpphk/article/view/939

Jaya, I. M. L. M. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif: Teori, Penerapan, dan Riset Nyata. Anak Hebat Indonesia.

Juditha, C., & Darmawan, J. J. (2010). Use of Digital Media and Millennial Generation’s Political Participation. Jurnal Penelitian Komunikasi Dan Opini Publik, 22(2), 91–105.

Kartono, K. (2009). Pendidikan Politik Sebagai Bagian Dari Pendidikan Orang Dewasa. Mandar Maju.

Kitanova, M. (2020). Youth political participation in the EU: evidence from a cross-national analysis. Journal of Youth Studies, 23(7), 819–836. https://doi.org/10.1080/13676261.2019.1636951

Marijan, K. (2016). Sistem Politik Indonesia, Konsolidasi Demokrasi Pasca Orde Baru. Kencana Prenada Media.

Martínez i Coma, F., & van Ham, C. (2015). Can experts judge elections? Testing the validity of expert judgments for measuring election integrity. European Journal of Political Research, 54(2), 305–325. https://doi.org/10.1111/1475-6765.12084

Montolalu, C., & Langi, Y. (2018). Pengaruh Pelatihan Dasar Komputer dan Teknologi Informasi bagi Guru-Guru dengan Uji-T Berpasangan (Paired Sample T-Test). D’CARTESIAN, 7(1), 44. https://doi.org/10.35799/dc.7.1.2018.20113

Mudawaroch, R. E. (2020). Pengaruh pengetahuan dan sikap terhadap perilaku mahasiswa dalam mengahadapi virus corona. Prosiding HUBISINTEK, 1(1), 257–263. http://ojs.udb.ac.id/index.php/HUBISINTEK/article/view/1004

Norris, P. (2013). The new research agenda studying electoral integrity. Electoral Studies, 32(4), 563–575. https://doi.org/10.1016/j.electstud.2013.07.015

Norris, P., Frank, R. W., & Martínez I Coma, F. (2014). Measuring electoral integrity around the world: A new dataset. PS - Political Science and Politics, 47(4), 789–798. https://doi.org/10.1017/S1049096514001061

Persson, M. (2015). Education and Political Participation. British Journal of Political Science, 45(3), 689–703. https://doi.org/10.1017/S0007123413000409

Rafni, A., & Suryanef, S. (2019). Continuing political education: Learning through Smart House Elections. In In Research for Social Justice (pp. 169–173). Routledge.

Sugihariyadi, M. (2015). Menakar Profesionalisme Penyelenggaraan Pemilu 2014 Di Kota Garam : 9(1), 107–128.

Zis, S. F., Effendi, N., & Roem, E. R. (2021). Perubahan Perilaku Komunikasi Generasi Milenial dan Generasi Z di Era Digital. Satwika : Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 5(1), 69–87. https://doi.org/10.22219/satwika.v5i1.15550

Zorn, R. L. (2017). Coming in 2017: A New Generation of Graduate Students-The Z Generation. College and University; Washington, 92(1), 2017. https://www.proquest.com/docview/1901673866




DOI: https://doi.org/10.37058/jipp.v9i1.7219

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Riska Sarofah



JIPP is Indexed by

 Google Scholar Google Scholar

 

View My Stats