HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK, ASUPAN ENERGI, DAN SARAPAN PAGI DENGAN KEJADIAN OVERWEIGHT PADA SISWA SMA TASIKMALAYA TAHUN 2020

Wanda Lugina, Sri Maywati, Neni Neni

Abstract


Overweight merupakan salah satu masalah kesehatan yang ada di Indonesia. Kegemukan merupakan penimbunan lemak berlebih yang menyebabkan kelebihan berat badan. Anak dan remaja yang mengalami kegemukan merupakan faktor risiko untuk terjadinya obesitas saat usia dewasa, serta peningkatan kejadian  penyakit  kardiovaskular.  Kegemukan  yang  terjadi pada  remaja  bisa disebabkan dari aktivitas fisik yang kurang, asupan energi yang berlebih dan tidak melakukan sarapan pagi. Salah satu sekolah dengan jumlah kejadian overweight yang tinggi di kota Tasikmalaya adalah SMA N 2 Tasikmalaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik, asupan energi, dan sarapan pagi dengan kejadian overweight di SMA N 2 Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan penelitian case control. Sampel pada penelitian ini yaitu 102 sampel diantaranya 34 sampel kasus dan 68 sampel kontrol. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan taraf kepercayaan 95% (0,05). Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian overweight (p=0,005), asupan energi dengan kejadian overweight (p=0,029), dan sarapan pagi dengan kejadian overweight (p=0,026). Saran pada penelitian ini adalah siswi di harapkan untuk mengurangi makanan tidak sehat untuk tubuh, selalu beraktivitas maupun berolahraga secara rutin, mengkomsumsi makanan yang sehat seperti sayur- sayuran atau buah-buahan, dan membiasakan diri untuk melakukan sarapan pagi agar terhindar dari overweight.

Keywords


Overweight, Aktivitas Fisik, Asupan Energi, Sarapan Pagi

Full Text:

PDF

References


Adriani, M., & Wirjatmadi, B., 2012. Pengantar Gizi Masyarakat. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Agusanty, Shelly Festilia., Kandarina, Istiti., Gunawan, I Made Alit. 2014. Faktor Risiko Sarapan Pagi Dan Makanan Selingan Terhadap Kejadian Overweight Pada Remaja Sekolah Menengah Atas. Jurnal. Jurnal Gizi Klinik Indonesia Volume 10 No. 03 Januari Halaman 139-149

Badi’ah, Aniyatul. 2019. Hubungan Kebiasaan sarapan dan durasi tidur dengan kegemukan pada remaja di SMP ISLAM Al-Azhar 29 Semarang. Skripsi.. Fakultas Psikologi dan kesehatan. Gizi. UIN Walisongo. Semarang.

Bhaswara, Anak Agung Gede Ari Nanda. Saraswati, Made Ratna. 2018. Hubungan Status Sosial Ekonomi Keluarga dengan Kegemukan Pada Remaja SMA di Denpasar. E-jurnal Medika Udayana Vol 7 No 3 99-106

Cahyo, Olivia andiana, rias gesang kinanti. 2018. Hubungan aktifitas fisik dengan kejadian kegemukan pada siswa smk negeri 2 malang. Jurusan ilmu keolahragaan. Fak ilmu keolahragaan. Univ negeri malang

Fikawati, S., Syafiq, A. & Veratamala, A. 2017.Gizi Anak dan Remaja. Depok: Rajawali Pers.

Guthri, H.A dan Picciano, MF. 2005. Human Nutrition. USA : Mosby

Kemenkes. 2012. Pedoman pencegahan dan penanggulangan kegemukan dan obesitas pada anak sekolah. Jakarta: Kementerian Kesehatan.Kemenkes. 2020. Gizi saat Remaja Tentukan Kualitas Keturunan. http://www.p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/pusat-/gizi-saat- remaja-tentukan-kualitas-keturunan (diakses tanggal 18 September

Khomsan, A. 2004. Pangan dan Gizi Untuk Kesehatan. Paneba Swadaya. Jakarta

Merawati, D. 2013. Pengantar Ilmu Gizi. Malang: Universitas Negeri Malang (UM PRESS).

Mujur, Andriardus. 2011. Hubungan antara Pola Makan dan Aktivitas Fisik denan Kejadian Berat Badan Lebih Pada Remaja (Studi Kasus di Sekolah Menengah Atas 4 Semarang). Artikel Ilmiah. Fakultas Kedokteran. Universitas Diponegoro. Semarang.

Prasad rasad, VG., H. Katta., V. Malhotra. 2015. Risk Factors Associated With Obesity Among Adolescent Studen : A Case Control Study. International Journal of Health Sciences and Research. 5(4):1-5

Putra, Wismoyo Nugraha. 2017. Hubungan Pola Makan, Aktivitas Fisik, dan Aktivitas Sedentari dengan Overweight di SMA Negeri 5 Surabaya. Jurnal Berkala Epidemiologi Volume 5 Nomor 3 Halaman 298-310.

Rany, Novita. Putri, Sinta Yuni. Nurlisis. 2018. Hubungan Asupan Energi, Pengetahuan Gizi dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Overweight pada Anggota Polisi di Polsek Tampan Pekanbaru Tahun 2017. Jurnal Kesehatan Komunitas.4(2):57-62

Salim, Aji Nur. 2014. Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Obesitas PadaKaryawan Sekretariat Daerah Kabupaten Wonosobo. Unimus. Semarang

Sartika, R.A.D. 2011. Faktor Risiko Obesitas pada Anak 5-15 Tahun Di Indonesia. MAKARA, KESEHATAN, 15(1), 37-43.

Soekirman. 2000. Ilmu Gizi dan Aplikasinya. Jakarta : Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.

Soetdijiningsih. 2004. Tumbuh Kembang Remaja Dan Permasalahannya. Jakarta : Sagung Seto.

Yulni. 2013. Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dengan Status Gizi pada Anak Sekolah Dasar di Wilayah Pesisir Kota Makassar. Jurnal MKMI. Puskesmas Malangke Barat




DOI: https://doi.org/10.37058/jkki.v17i2.3889

Article Metrics

Abstract view : 668 times
PDF - 521 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.