HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH TERHADAP KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI KAWASAN PADAT PENDUDUK KOTA TASIKMALAYA

Tyara Nadya Nurjayanti, Sri Maywati, Rian Arie Gustaman

Abstract


Kejadian Pneumonia merupakan salah satu penyakit yang menjadi penyebab utama mortalitas dan mordibitas pada anak berusia dibawah lima tahun. Kejadian pneumonia di Wilayah Kerja Puskesmas Tawang pada tahun 2020 tercatat sebanyak 147 kasus lebih banyak dibandingkan tahun 2019 yaitu sebanyak 129 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi fisik rumah terhadap kejadian pneumonia pada balita di kawasan padat penduduk Kota Tasikmalaya tahun 2020 (studi kasus Wilayah Kerja Puskesmas Tawang). Penelitian ini menggunakan metode kasus-kontrol dengan pendekatan retrospektif. Kelompok kasus pada penelitian ini sebanyak 57 responden dan kelompok kontrol 57 responden dengan pembagian 1:1. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan metode Chi-Square dan besarnya resiko dengan Odd Ratio. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepadatan hunian, luas ventilasi, jenis lantai dan jenis dinding terhadap kejadian pneumonia pada balita. Hal ini dapat diketahui pada variabel bebas : kepadatan hunian (p-value = 0,000 dengan OR = 13,214), luas ventilasi (p-value = 0,000 e dengan OR = 15,725), jenis lantai (p-value = 0,011 dengan OR = 11,915), dan jenis dinding (p-value = 0,018 dengan OR = 6,576). Saran dalam penelitian ini adalah masyarakat diharapkan dapat memperhatikan kepadatan hunian rumah, ventilasi rumah, jenis dan kondisi lantai serta jenis dinding rumah.


Keywords


Pneumonia, Balita, Kondisi Fisik Rumah

Full Text:

PDF

References


Dinkes Kota Tasikmalaya. Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Kota

Tasikmalaya.Tasikmalaya:Dinkes Kota Tasikmalaya:2020

Epidemilogi Kesehatan.Profil Dinas Kesehatan Jawa Barat. Bandung:Dinkes Jabar:2017

Katiandagho, Dismo dan Nildawati. 2018. Hubungan kondisi fisik rumah dengan kejadian pneumonia pada balita di desa Karatung I kecamatan Manganitu Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jurna Higiene vo 4 no 1 Mei-Agustus 2018.

Mufidatul K, Suhartono, Dharminto. 2016. Hubungan Kondisi Lingkungan Dalam Rumah Dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Puring Kabupaten Kebumen.Volume 4 Nomor 5 Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal).

Nurjazuli Nurjazuli, Pasiyan Rahmatullah, Sugihartono Sugihartono. 2012. Analisis Faktor Risiko Kejadian Pneumonia pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sidorejo Kota Pagar Alam. Jurnal kesehatan Lingkungan. Vol 11 no 1April 2012.

Padmonobo, H. 2012. Hubungan Faktor-Faktor Lingkungan Fisik Rumah dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Jatibarang Kabupaten Brebes. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia Vol. 11 No. 2. 2012. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jkli/article/view/5031

UPTD Unit Puskesmas Tawang. Profil Kesehatan Puskesmas

Tawang.Tasikmalaya: UPTD unit Puskesmas Tawang:2020

World Health Organization. 2021. Fact heet: Pneumonia.

(online),https://www.who.int/news-room/fact sheets/detail/pneumonia

Yusela Ludfi, Muhammad Ali S. 2017. Kondisi Faktor-Faktor Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian Pneumonia Pada Anak Balita.




DOI: https://doi.org/10.37058/jkki.v18i1.4728

Article Metrics

Abstract view : 101 times
PDF - 130 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.