PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE SIMULASI TERHADAP PRAKTIK CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI CIBEUREUM KOTA TASIKMALAYA

Nur Rosdiyawati, Iseu Siti Aisyah, Siti Novianti

Abstract


Diarrhea is a disease where the condition of defecation with a liquid or soft consistency and the frequency is more than three times a day. Cibeureum sub-district was ranked first in cases of diarrhea aged 5-14 years, as many as 311 cases out of a total of 23,370 cases (2019-2020). In 2020-2021 (January to November) there were 248 cases of diarrhea with a percentage of 61.2% of patients at the elementary school (SD) level. SDN Cibeureum was ranked first with the number of diarrhea cases as many as 25 cases. Hand washing behavior that does not meet health requirements is at risk of developing diarrhea. Children tend to have a habit of not keeping their hands clean by washing their hands, especially at school. Efforts to improve the practice of washing hands with soap (CTPS) can be done through health education using interesting methods. Simulation is a learning method that is considered suitable for community skills. The research design is a pre-experimental design research with a one group pretest-posttest research design. The research subjects were 57 grade 1 students at Cibeureum State Elementary School, Tasikmalaya City. Data collection tools using observation sheets. The results of statistical tests with the Wilcoxon test, namely (1) obtained p-value = 0.001 concluded that there is an effect of health education with the simulation method on CTPS practice immediately after being given treatment and (2) obtained p-value = 0.001 concluded that there is an effect of health education with the method simulation of the practice of CTPS one week after being given treatment. Schools are advised to provide adequate facilities to implement CTPS, provide information about CTPS regularly to students and conduct learning using the simulation method.


Keywords


Practice and Washing Hands with Soap.

Full Text:

PDF

References


Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit. (2020). Kasus Diare Tahun 2020. Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. (2018). Profil Kesehatan Jawa Barat Tahun 2018

Hadiatma, M., dan Arifah, S. (2011). Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Mencuci Tangan Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Mencuci Tangan Siswa Sekolah Dasar Negeri 01 Gonilan. Lppmums, 4(2), 85–94.

Handayani, F. S., Kurniawati, E., dan Subakir. (2020). Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun di Desa Sebapo Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2020. Jurnal Kesehatan, 7(2), 614–621.

Harbaeni, dan Manglo, S. (2017). Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Diare Pada Anak Usia 4-6 Tahun di RS Bhayangkara Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Manusia Akademik, 2(2), 1–12.

Haryani, S., Astuti, A. P., dan Minardo, J. (2021). Pengetahuan dan Perilaku Mencuci Tangan Pada Siswa SMK Sebagai Upaya Pencegahan COVID-19. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 10(1), 85–91.

Hartanti, R. D., Kurniawati, T., dan Murnita, R. (2019). Perilaku Hidup bersih dan Sehat (PHBS) Melalui Budaya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Proceeding of The URECOL, 1(1), 124–129.

Hartati, S., dan Nurazila. (2018). Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Diare Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru. Jurnal Endurance, 3(2), 400–407.

Ibrahim, I., Sartika, R. A. D., Triyanti, dan Permatasari, T. A. E. (2021). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Indonesia. Indonesian Journal of Public Health Nutrition, 2(1), 34–43.

Ira. (2019). Menengok Perkembangan Diare di Indonesia. Tersedia: https://mediakom.kemkes.go.id/v2/tag/penyakit-diare/ (Online) diakses 7 Januari 2022

Juliawan, D. G., Mirayanti, N. K. A., dan Parwati, N. A. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Bernyanyi Lagu Cuci Tangan Terhadap Tindakan Mencuci Tangan Anak Prasekolah. CARING, 3(1), 11–20.

Kalsum, U. (2018). Penyuluhan Tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Dengan Mencuci Tangan di SMPN 13 Jakarta Timur. Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat, 2(2), 8–13.

Kaunang, P. V., Pangemanan, M., dan Bokau, J. J. (2021). Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Siswa SD GMIM 46 Sukur Kecamatan Airmadidi. Jurnal Kesehatan Masyarakat UNIMA, 2(3), 60–65.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Nasional Riskesdas Tahun 2018

Maelissa, S. R., dan Ukru, R. Y. (2020). Pendidikan Kesehatan Dengan Media Puzzle Efektif Meningkatkan Perilaku Hand Higyene Pada Anak Usia Sekolah. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 2(22), 209–214.

Mansyah, B. (2005). Beberapa Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare Balita di Desa Sigayam Wilayah Kerja Puskesmas Wonotunggal Kabupaten Batang. Universitas Diponegoro.

Mubarak, W. I. (2006). Ilmu Keperawatan Komunitas 2. Sagung Seto.

Nisa, A. C., Akhmadi, A., dan Juffrie, M. (2016). Effect of Combination Health Education of Simulation Methods and Audiovisual Media to Mothers’ Knowledge and Attitude Related to Diarrhea Management at Home in Toddlers. Berita Kedokteran Masyarakat, 32(3), 95–98.

Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Rineka Cipta.

Nuranisah, S., dan Kurniasari, L. (2020). Pengaruh Media Permainan Ular Tangga Tentang CTPS terhadap Pengetahuan dan Sikap dalam Upaya Pencegahan Diare (Studi Pada Siswa Kelas 4 SDN 003 Palaran Kota Samarinda). Borneo Student Research, 1(2), 1204–1209.

Prawati, D. D., dan Haqi, D. N. (2019). Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Diare di Tambak Sari Kota Surabaya. Jurnal Promkes, 7(1), 34–45.

Priyono, P. K. (2012). Perbedaan Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Metode Simulasi dengan Metode Simulasi dan Poster tentang Teknik Menyusui terhadap Pengetahuan dan Perilaku Ibu Menyusui. Jurnal Ilmu Kesehatan, IV(2), 1–10.

Program Diare. (2021). Angka Kasus Kejadian Diare Tahun 2021. Puskesmas Cibeureum

Rahmadian, S., Ketaren, O., dan Sirait, A. (2017). Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare di Puskesmas Perawatan Ngkeran Kabupaten Aceh Tenggara Pada Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Simantek, 1(3), 64–79.

Riastawaty, D. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Diare Dengan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun yang Benar. Scientia Journal, 10(2), 325–332.

Rohmah, A. R. N. (2019). Hubungan Praktik Cuci Tangan Pakai Sabun Anak Prasekolah Dengan Kejadian Diare di Rw 08 Kelurahan Warungboto. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan.

Sari, D. R. (2015). Perbandingan Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Cara Menyikat Gigi Antara Metode Simulasi dan Menonton Video Terhadap Ketermpilan Menyikat Gigi Pada Murid TK B di TK IT As-Salam Kecamatan Palaran, Kota Samarinda. Stikes Muhammadiyah.

Sugiarto, Subakir, dan Pitriyani. (2019). Faktor Risiko Kejadian Diare Pada Balita. Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health, 1(1), 21–31.

Sulaeman, R., Lestari, R. D., Dramawan, A., dan Purnamawati, D. (2022). Pengaruh Metode Simulasi terhadap Keterampilan Pelaksanaan Kegiatan 3M (Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak ) Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 8(1), 733–740.

Sunarto, I. R. (2017). Pengaruh Simulasi terhadap Perilaku Cuci Tangan Pada Anak Prasekolah. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika.




DOI: https://doi.org/10.37058/jkki.v19i1.6846

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stat View MyStat