Pelatihan Pembuatan Pupuk Dari Pembalut Wanita Plus Cairan MOL Limbah Sayuran Pasar Cikurubuk Untuk Santri Pondok Pesantren Al-Mubarok Tasikmalaya

Nur Widiyasono, Aldy Putra Aldya, Biki Zulfikri Rahmat

Abstract


Potensi Pondok Pesantren dengan jumlah 600 santriwati sangat besar , tetapi ketika pengelolaan limbah pembalut wanita tidak dilakukan secara baik dan benar akan menjadi persoalan. Di sisi lain limbah sampah sayur dan buah pada pasar Cikurubuk Tasikmalaya belum dimanfaatkan sebagai pupuk cairan MoL merupakan peluang yang dapat dimanfaatkan secara industri kecil atau menengah. Kedua masalah tersebut diberikan solusi antara lain pemanfaatan bahan yang terkandung dalam pembalut wanita digunakan sebagai bahan campuran media tanaman , sedangkan Limbah Sayur dan buah dimanfaatkan sebagai bahan untuk pupuk cair organik yang dikenal dengan Mikro Organisma Lokal (MoL). Sosialisasi solusi keduanya dilakukan pada lingkungan pondok pesantren Al Mubarok Tasikmalaya.  Pengelolaan limbah pembalut wanita dan limbah sayur dan buah jika dilakukan dengan baik dan benar akan membawa manfaat baik secara langsung ataupun tidak dan pelatihan ini merupakan pembekalan dasar bagi santriwati jika kembali ke daerah masing-masing dapat menularkan ilmu tentang pengelolaan limbah tersebut.


Full Text:

PDF

References


Budiyani, Ni Komang, Ni Nengah Soniasari, dan Ni Wayan Sri Sutari. 2016. “Analisis Kualitas Larutan Mikroorganisme Lokal (MOL) Bonggol Pisang”. E-Jurnal Akroekoteknologi Tropika.Vol. 5, No. 1.

Fitria, Yulya, Bustami Ibrahim, dan Desniar. 2008. “Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Industri Perikanan Menggunakan Asam Asetat dan EM4(Effective Microorganisme 4)”. Jurnal Sumberdaya Perairan, Vol. 1, April 2008.

Hanafiah. 2005. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Luthfianto, Dodik, Edwi Mahajoeno, dan Sunarto. 2012. “Pengaruh Macam Limbah Organik dan Pengenceran terhadap Produksi Biogas dari Bahan Biomassa Peternakan Ayam”. Bioteknologi.Vol 9. No 1. Hal 18-29.

Pribadi, Charlita Herantoro, M. Mardhiansyah, dan Evi Sribudiani. 2015. “APLIKASI KOMPOS BATANG PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI JABON (Anthocephalus cadambaMiq.) PADA MEDIUM GAMBUT”. Jom Faperta Universitas Riau Vol. 2, No. 1, Februari 2015.

Santi, Shinta Soraya. 2010. “Kajian Pemanfaatan Limbah Nilam untuk Pupuk Cair Organik dengan Proses Fermentasi”. Jurnal Teknik Kimia, Vol. 4, No.2, April 2010.

Sriharti, Salim T. 2008. Pemanfaatan Limbah Pisang untuk Pembuatan Kompos Menggunakan Komposter Rotary Drum.Prosiding Seminar Nasional Teknoin 2008Bidang Teknik Kimia dan Tekstil.

Suryani, Yoni, Astuti, Barnadeta, Oktavia, dan Siti Ummiyati. 2010. “Isolasi dan Karakteristik Bakteri Asam Laktat dari Limbah Kotoran Ayam sebagai Agensi Probiotik dan Enzim Kolesterol Reduktase”. Prosiding Seminar Nasional Biologi Yogyakarta.Hal : 138-147.

Susetya, Darma. 2015. Panduan Lengkap Membuat Pupuk Organik. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Waryanti, Anik, Sudarno, dan Endro Sutrisno. 2013.Studi Pengaruh Penambahan Sabut Kelapa Pada Pembuatan Pupuk Cair dari Limbah Air Cucian Ikan Terhadap Kualitas Unsur Hara Makro (CPNK).Semarang : Program Studi Teknik Lingkungan FT UNDIP.

Wulandari, Linda, M. Junus, dan Endang Setyowati. 2015. “Pengaruh Aerasi dan Penambahan Silika dengan Pemeraman yang Berbeda terhadap Kandungan N, P, dan K Pupuk Cair Unit Gas Bio”. Skripsi Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, 2015.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.