PERCEPATAN PERTUMBUHAN BENIH AREN (ARENGA PINNATA (WURMB.) MERR.) MELALUI PERENDAMAN DAN PELUKAAN BIJI

Dedi Natawijaya, Yaya Sunarya

Abstract


Kendala dalam pembibitan aren sekarang sudah dapat diatasi dengan beberapa input teknologi, diantaranya adalah dengan perendaman dan pelukaan biji. Kulit biji aren yang tebal dapat diamplas atau direndam dengan larutan tertentu sehingga pertumbuhan benih lebih cepat. Telah dilakukan penelitian perendaman dan pelukaan biji aren di laboratorium selama 2 bulan pada kondisi suhu rata-rata 26,5o C dan kelembaban 82 %. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahwa daya kecambah yang baik yaitu menggunakan perendaman Atonik 10 % dan model pelukaan dengan amplas. Prosentase daya kecambah tertinggi adalah 81,25 %. Sedangkan rata-rata panjang akar yang baik  adalah menggunakan perendaman dengan air panas, M-Bio dan Atonik dengan cara pelukaan di amplas bagian kulit bijinya. Biji sudah mulai berkecambah dalam waktu 30 hari. 


Full Text:

PDF 1-5

References


Effendi D S. 2010. Prospek Pengembangan Tanaman Aren (Arenga pinnata Merr) Mendukung Kebutuhan Bioetanol di Indonesia. Jurnal Perspektif ; 9 (1) : 36 – 46.

Gomez KA, and Gomez AA. 1995. Prosedur Statistik untuk Penelitian Pertanian. UI Press. Salemba 4 Jakarta.

Marthen E, Kaya, dan H.Rehatta. 2013. Pengaruh perlakuan pencelupan dan perendaman terhadap perkecambahan benih sengon (Paraserianthes falcataria L.). Jurnal Agrologia; 2 (4): 10-16.

Martins, S.I.F.S., Jongen, W.M.F., and Van Boekel, M.A.J.S. 2001. A review of maillard reaction in food and implications to kinetic modeling. Trends in Food Science and Technology 11(4): 364–373.

Mashud N, R. Rahman dan R. B. Mallangkay. 1989. Pengaruh berbagai perlakuan fisik dan kimia terhadap perkecambahan dan pertumbuhan bibit aren (Arenga pinnata Merr). Jurnal penelitian kelapa; 4 (1) : 27 – 37.

----------------2003. Peningkatan kecepatan berkecambah benih aren yang diberi perlakuan fisik dan lama perendaman KNO3. Agroland (suplemen) : 52-57.

Maliangkay, R.B., Y. Matana, N. Lumentut and E. Manaroinsong. 2004. The sugar palm Cultivation. The Sugar Palm development. Proceedings of the National Seminar of the Sugar Palm. The Coconut and Palm Crop Research Institute. Tondano, 9 June 2004. pp.131-137.

Mokoginta M M.2015. Prospective Use of Palm (Arenga Pinnata Merr.) as Raw Material of Sugar Palm in the Village of Moyag, Bolaang Mongondow, Indonesia. International Journal of Agriculture and Forestry 5(4): 240-244

Murniati E dan Rofik A . 2008. Seed Deoperculation and Germination Substrate to Enhance Viability of Sugar Palm (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr.) Seed. Bul. Agron. (36) (1) 33 – 40

Olatunji D, Maku J O, Odumefun OP. 2013. The effect of pre-treatments on the germination and early seedlings growth of Acacia auriculiformis Cunn. Ex. Benth. African J Plant Sci; 7 (8): 325-330.

Rasebeka L, Mathowa T, Mojeremane W. 2013. Effect of seed presowing treatment on germination of three Acacia species indigenous to Botswana. Intl. J Plant Sci; 3 (1): 62-70.

Rozen , Thaib R, Darfis I dan Firdaus. 2016. Seed dormancy breaking of palm (Arenga pinnata) with various treatments and the evaluation of the growth of seedlings in the field. Prosemnas Masy. Biodiv. Indonesi 2 (1) : 27 – 31

Saleh S M . 2004. Pematahan Dormansi Benih Aren Secara Fisik Pada Berbagai Lama Ekstraksi Buah. Jurnal Agrosains; 6 (2): 79-83.

Saleh S M. 2002. Perlakuan fisik dan kalium nitrat untuk mempercepat perkecambahan benih aren dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan kecambah. Agroland; 9 (4): 326-330.

Sugama.1991.Pemecahan dormansi benih serta pengaruh media dan naungan terhadap pertumbuhan bibit enau (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr.). Jurusan Budidaya Pertanian. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. 48 hal.

Sutopo L. 2002. Teknologi Benih (Edisi Revisi). Fakultas Pertanian UNBRAW. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Villiers TA.1972. Seed Dormancy. Vol. II Academic Press. New York and London.

Yuniarti N dan Djaman D F. 2015. Teknik Pematahan Dormansi untuk Mempercepat Perkecambahan Benih Kourbaril (Hymenaea courbaril). Prosiding Seminar Nasional Biodiversitas Indonesia; 1 (6): 1433-1437.

Yuniarti N, Pramono AA. 2013. Upaya Mempercepat Perkecambahan Benih-Benih Dorman Untuk Menunjang Keberhasilan Penanaman Hutan. Prosiding Seminar Nasional Silvikultur I dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Masyarakat Silvikultur Indonesia, 29-30 Agustus, Makassar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.