PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMP KELAS VII MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH

Rita Fitriani

Abstract

Kemampuan berpikir dibutuhkan peserta didik karena berpikir kritis dapat membantu peserta didik menyelesaikan masalah dan membantu dalam mengambil keputusan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis peserta didik SMP kelas VII melalui pembelajaran berbasis masalah Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2016 sampai bulan Juli 2017 di SMP 4 Pamarican menggunakan metode quasi eksperiment dengan bentuk posttest only control group design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh kelas VII SMP 4 Pamarican tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 4 kelas dengan jumlah 120 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling sebanyak 2 kelas. Hasil analisis data menunjukan bahwa pembelajaran berbasis masalah mampu mengembangkan kemampuan berpikir peserta didik. Rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi (27,56) dibandingkan kelas kontrol (23,76) sedangkan sebaran indikator berpikir kritis dari yang memperoleh skor tertinggi sampai terendah adalah  (1) memberikan penjelasan lanjut, (2) memberikan penjelasan sederhana, (3) membangun keterampilan dasar, (4) membangun keterampilan dasar, dan (5) membuat inferensi.

Full Text:

PDF

References

Abidin, Yunus. (2016). Revitalisasi Penilaian Pembelajaran dalam Konteks Pendidikan Multiliterasi Abad ke-21. Bandung: Refika Aditama.

Facione, PA. (2010). “Critical Thinking: What It Is and Why It Counts”. Insight Assesment. 1-24.

Farida dan Winarti. (2008). “Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Fenomena Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta didik Sekolah Dasar”. Jurnal Kaunia. Vol.IX(2). pp. 27-33.

Fisher, A. (2008). Berpikir Kritis Sebuah Pengantar. Jakarta : Erlangga.

Lasmawan, W. (2010). Menelisik Pendidikan IPS dalam Perspektif Kontekstual Empiris. Singaraja: Mediakom Indonesia Press Bali.

Puri, D. T., dkk. (2016) “Penggunaan model problem based learning pada pembeljaran perubahan lingkungan dan daur ulang limbah untuk meningkatkan pengetahuan konseptual dan kemampuan berpikir krtis pada kelas X SMA”. Jurnal Pendidikan Biologi, 6(5).

Simbolon, E. R. dan Fransisca S. T. “Pengaruh pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran kontekstual terhadap berpikir kritis siswa SMP”. EDUSAINS, VII (1), 2015, 97-104.

Susilo, A.B., dan Wijayanto, S. (2012). “Model pembelajaran IPA berbasis masalah untuk meningkatkan mot4asi belajar dan berpikir kritis siswa SMP”. Unnes Science Education Journal USEJ, 1(1).

Westwood, P. S. (2008). What Lecturers Need to Know about Teaching Methods. Victoria: Acer Press.

Zubaidah, S. (2010). “Berpikir Kritis: Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi yang Dapat Dikembangkan melalui Pembelajaran Sains”. Conference Paper.Universitas Negeri Surabaya.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.