Peran Perempuan Dalam Mempertahankan Identitas Adat di Kampung Naga Kabupaten Tasikmalaya
Abstract
Keywords
References
Agung, Subhan, 2017, Pemerintahan Asli Masyarakat Adat Studi Kepemimpinan di Lembah Timur Ciamis, Yogyakarta: Deepublish
Anas, S. , Dewi, S.F dan Indrawadi, J. (2019). Faktor-Faktor Penyebab Konflik Tanah Ulayat Antara Peladang Pendatang VS Masyarakat Adat di Desa Tamiai Kabupaten Kerinci. Sosio Reflektif, 14 (1), 131-150
Armiyati, Laely dan Qodariah Lelly. (2013). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Kampung Naga sebagai Alternatif Sumber Belajar. Socia: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 10 (1), 10-20
Anugerah, Astrid. (2009). Keterwakilan Perempuan dalam Politik, Jakarta: Pancuran Alam.
Budiman, Arief. (1981). Pembagian Kerja secara Seksual: Sebuah Pembahasan Sosiologis tentang Peran Wanita di dalam Masyarakat, Jakarta: PT Gramedia.
Erika. (2018). Konflik Pembebasan Lahan di Wilayah Tanah Adat Masyarakat Hukum Adat Dalam Konsesi Pertambangan Mineral dan Batubara. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 4 (2), 1 – 14
Esten, Mursal. (1999). Kajian Transformasi Budaya. Bandung: Angkasa.
Fakih, Mansour. (2010). Analisis Gender dan Transformasi Sosial, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Farakhiyah, Rachel dan Irfan Maulana. (2019). Eksistensi Masyarakat Adat Tergerus Oleh Kebutuhan Zaman; Studi Analisis Konflik Masyarakat Adat Sunda Wiwitan di Kuningan yang Terusir dari Tanah Adatnya Sendiri dengan Teori Identitas. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 1 (1), 44-54
Fauzia, Amelia, dkk. (2004). Tentang Perempuan Islam: Wacana dan Gerakan, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama dan PPIM UIN.
Fibrianto, A.S. (2016). Kesetaraan Gender Dalam Lingkup Organisasi Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta Tahun 2016. Jurnal Analisa Sosiologi, 5 (1), 10-27
Gaol, Heru SL dan Hartono, Rizky N. (2021). Political Will Pemerintah terhadap Pengelolaan Hutan Adat Sebagai Upaya Penyelesaian Konflik Agraria. Bhumi: Jurnal Agraria dan Pertanahan, 7 (1), 42-56
Hayati, W., Andini, Y dan Rahimah, S. (2017). Sensitivitas Gender dalam Organisasi Kemahasiswaan di IAIN Antasari Banjarmasin. Jurnal Studi Gender dan Anak, 4 (2), 101-112
Irianto, Sulistyowati. (2006). Perempuan dan Hukum: Menuju Hukum yang Berperspektif Kesetaraan dan Keadilan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
Nurrohman dan Hannan. (2017). Islam dan Kearifan Lokal: Perspektif Teologis Hubungan antara Agama dan Budaya di Kampung Naga, Jurnal al-Tsaqafa, 14 (2), 383-395
Prastiwi, I.L.R dan Rahmadanik, D. (2020). Polemik Dalam Karir Perempuan Indonesia. Jurnal Komunikasi dan Media, 4 (1), 1-11
Rahman, Ratnah. (2017). Konflik Masyarakat Dengan Pemerintah (Studi Sengketa Tanah Adat). Sosioreligius, III (1), 41-48
Santika, Syafrizal dan Resdati. (2022). Konflik Tanah Sakai di Kampung Mandiangin Kecamatan Minas Kabupaten Siak. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 1 (7), 1821-1828
Selvira, Pebby dan Utomo Prio. (2021). Gender Discourses Analisys: Representasi Bias Gender dan Pengaruhnya Pada Buku Ajar Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Ibtidai’yah, Equalita, 3 (2), 155-168
Soekanto, Soerjono. (1987). Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta: Rajawali.
Sulaiman, Munandar dan Homzah Siti. (2010). Kekerasan Terhadap Perempuan Dalam Perspektif Gender. Sulaiman, Munandar dan Homzah Siti (ed). Kekerasan Terhadap Perempuan: Tinjauan Dalam Berbagai Disiplin Ilmu dan Kasus Kekerasan (pp. 15-31). Bandung: Refika Aditama
DOI: https://doi.org/10.37058/jipp.v11i2.15346
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Taufik Nurohman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
View My Stats




