HUBUNGAN FAKTOR RESIKO KESEHATAN LINGKUNGAN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH PADAT DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KELURAHAN HEGARSARI KECAMATAN PATARUMAN KOTA BANJAR

Fenty Rosmala, Idah Rosidah

Abstract


Kejadian DBD (Demam Berdarah Dengue) erat kaitannya dengan faktor lingkungan yang menyebabkan tersedianya tempat perkembangbiakan vektor nyamuk Aedes aegypti. Breeding plece adalah wadah perkembangbiakan nyamuk yang merupakan tempat nyamuk meletakkan telurnya. Banyaknya breeding plece dikarenakan pengelolan sampah padat yang tidak baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor resiko kesehatan lingkungan dalam pengelolaan sampah padat dengan kejadian demam berdarah dengue di Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman Kota Banjar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 5806 KK. Teknik penarikan sampel dengan teknik proporsional random sampling dan didapat 98 orang. Hasil penelitian menunjukkan kepala keluarga (KK) paling banyak melaksanakan pengelolaan sampah yaitu 68 orang (69,4%). Penduduk di Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman Kota Banjar frekuensi terbanyak tidak DBD yaitu 82 orang (83,7%). Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik chi square didapatkan nilai r-value sebesar 0,000 < alpha 0,05 sehingga menunjukkan ada hubungan faktor resiko kesehatan lingkungan dalam pengelolaan sampah padat dengan kejadian demam berdarah dengue di kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman Kota Banjar. Disarankan agar masyarakat dapat mengelola sampah padat melalui kegiatan reduce (mengurangi),reuse (menggunakan kembali), recycle (mendaur ulang sampah) dan melakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk secara berkala.

Keywords


Faktor Resiko Pengelolaan Sampah padat, DBD

Full Text:

PDF

References


Arikunto, 2009. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta : Rineka Cipta

Depkes, 2015. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta : Direktorat Jenderal P2M dan PLP.

Depkes, 2007. Bimbingan dalam Tatalaksana Penderita DBD Pada Anak. Jakarta : Direktorat Jenderal P2M dan PLP.

,2012. Pedoman Pemberantasan Penyakit DBD. Jakarta : Direktorat Jenderal P2M dan PLP.

, 2015. Panatalaksanaan Penyakit DBD. Jakarta : Direktorat Jenderal P2M dan Penyehatan Lingkungan Pemukiman.

Dinkes Banjar, 2015, Profil Kesehatan Kota Banjar, 2015, Banjar.

Dinkes Propinsi Jawa Barat, 2015. Profil Kesehatan Propinsi Jawa Barat Tahun 2015, Bandung.

Duma Nicolas, 2008, Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kecamatan Baruga Kota Kendariā€ Skripsi Tidak Dipublikasikan

Hendarwan, 2007 DBD dan Permaslaahannya diakses dari http://www.fkm-undip.or.id

Kandun, 2007 Mencegah DBD Dengan 3 M diakses dari http://www.fkm-undip.or.id

Kardinan, 2010 DBD dan Pencegahannya diakses dari http://www.bkkbn.go.id,

Notoatmodjo, 2010. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

__________,2010, Kesehatan Masyarakat, Ilmu dan Seni, Jakarta: Rineka Cipta

__________.2010. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Nursalam, 2009. Metodologi Riset Keperawatan. Jakarta : CV Agung Seto

Puskesmas Pataruman I, 2015. Profile Kesehatan Puskesmas Pataruman I, Banjar

Rejeki, 2010, Program Pemberantasan Sarang Nyamuk http://www.depkes.go.id, diakses 17 Februari 2015

Sitio, 2008, Hubungan Perilaku Tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk Dan Kebiasaan Keluarga Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kecamatan Medan Perjuangan Kota Medan Tahun 2008, Tesis Tidak Dipublikasikan

Soedarmo, 2008. Demam Berdarah (Dengue) pada Anak. UI Press, Jakarta, 2005.

Suroso, 2005, Program Pemberantasan Sarang Nyamuk http://www.depkes.go.id, diakses 17 Februari 2015

Umar, 2008, Riset Sumber Daya Manusia, Teori dan Aplikasi. Bina Aksara. Jakarta

WHO, 2015. World Health Organisation. DHF. http://www.depkes.go.id, 17 Februari 2015




DOI: https://doi.org/10.37058/jkki.v15i1.986

Article Metrics

Abstract view : 905 times
PDF - 1309 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.