Efektifitas Penggunaan E-Learning pada Kelas Inklusif di Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo

Nur Fatimah, Raudlatul Islam

Abstract


Covid-19 yang mewabah sekitar akhir tahun 2019 telah membawa dampak perubahan yang signifakan dalam kehidupan manusia, termasuk didalamnya pada dunia pendidikan. Dunia pendidikan yang pada mulanya dilaksanakan secara tatap muka langsung, dituntut untuk berinovasi dengan melakukan proses belajar mengajar secara daring. E-learning yang pada mulanya hanya dijadikan sebagai pilihan kedua dalam pembelajaran beralih menjadi pelihan utama. Perubahan ini pun terjadi di Universitas Islam Zainul Hasan, penggunaan e-learning menjadi suatu hal yang baru pada perguruan tinggi ini, sehingga perlu adanya uji efektivitas terutama untuk kelas inklusif dimana pada kelas tersebut terdapat siswa disabilitas dan non disabilitas. Pada penelitian ini subjek penelitian adalah mahasiswa semester VI kelas C dan D sejumlah 63 orang. Penelitian ini merupakan penelitian action research dengan menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan analisis data kuantitatif ditemukan bahwa Sig. (2-tailed) adalah .603 yang artinya >0,05 maka tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar pada kelas A dan Kelas B. Yang artinya penggunakan e-learning pada kelas inklusif dinyatakan efektif. Dari analisis data kualitatif ditemukan bahwa efektivitas penggunaan e-learnig ini mensyaratkan adanya kinerja dosen yang baik dan adanya sistem yang aksesabilitas.

 


Keywords


E-learning; Inclusive Class

References


Asmuni, A. (2020). Problematika pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 dan solusi pemecahannya. Jurnal Paedagogy, 7(4), 281–288.

Aunurrahman. (2012). Belajar dan pembelajaran (7th ed.). Alfabeta.

Firman, F., & Rahayu, S. (2020). Pembelajaran online di tengah pandemi covid-19. Indonesian Journal of Educational Science (IJES), 2(2), 81–89.

Handayani, T., & Rahadian, A. S. (2013). Peraturan perundangan dan implementasi pendidikan inklusif. Masyarakat Indonesia, 39(1), 149701.

Kasus Covid-19 Pertama, Masyarakat Jangan Panik. (2020, February). Portal Informasi Indonesia.

Nasution, E. L. (2020). Uraian singkat tentang e-learning. Deepublish.

Penyesuaian keputusan bersama empat menteri tentang panduan pembelajaran di masa pandemi COVID-19. (2020, August). Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan.

Praptiningrum, N. (2010). Fenomena penyelenggaraan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus. JPK (Jurnal Pendidikan Khusus), 7(2), 32–39.

Pratiwi, A., Lintangsari, A. P., Rizky, U. F., & Rahajeng, U. W. (2018). Disabilitas dan pendidikan inklusif di perguruan tinggi. Universitas Brawijaya Press.

Ristyawati, A. (2020). Efektifitas kebijakan pembatasan sosial berskala besar dalam masa pandemi corona virus 2019 oleh pemerintah sesuai amanat UUD NRI Tahun 1945. Administrative Law & Governance Journal, 3(2), 240–249.

Setiaji, B., & Dinata, P. A. C. (2020). Analisis kesiapan mahasiswa jurusan pendidikan fisika menggunakan e-learning dalam situasi pandemi Covid-19. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 6(1), 59–70.

Surat edaran pencegahan covid-19 pada satuan pendidikan. (2020, March). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Widodo, A., & Nursaptini, N. (2020). Problematika pembelajaran daring dalam perspektif mahasiswa. ELSE (Elementary School Education Journal): Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 4(2), 100–115.




DOI: https://doi.org/10.37058/jspendidikan.v7i2.4217

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


©2015 JURNAL SILIWANGI: Seri Pendidikan
Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP2M-PMP) Universitas Siliwangi
Jl. Siliwangi No. 24 Kota Tasikmalaya - 46115
email: jspendidikan@unsil.ac.id


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License