PERSEPSI PETANI CABAI TERHADAP PEMBIAYAAN BERBASIS TEKNOLOGI DI KECAMATAN KABANDUNGAN, KABUPATEN SUKABUMI

Nida'a Khoirunnisa, Tuti Karyani

Abstract


Cabai merupakan salah satu komoditas sayuran yang berkontribusi dalam menyumbang PDB. Provinsi Jawa Barat termasuk salah satu daerah yang memproduksi cabai dan Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi merupakan daerah yang petaninya aktif melakukan usaha tani cabai. Dalam menjalankan usaha tani, permasalahan mendasar yang sering dihadapi petani adalah keterbatasan modal. Financial technology (fintech) sebagai produk dari keuangan dan layanan permodalan yang baru diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada petani dalam mengakses modal dan mendorong kemajuan teknologi di pembiayaan pertanian. Sebagai lembaga keuangan, fintech memiliki karakteristik produk dan layanan yang berbeda dengan lembaga keuangan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi petani cabai di Kecamatan Kabandungan terhadap pembiayaan berbasis teknologi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif, skala likert, dan Cross Tabulation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas petani setuju dengan pernyataan persepsi harapan kinerja, harapan usaha, pengaruh sosial, dan kondisi fasilitas pendukung.


Keywords


persepsi, financial technology, petani cabai

Full Text:

PDF

References


Avisha, A., Charina, A., Insan Noor, T., & Wibawa Mukti, G. (2019). Crowdfunding Sebagai Akses Alternatif Permodalan Berbasis Teknologi Digital Pada Kegiatan Pertanian (Studi Kasus di PT Crowde Membangun Bangsa). Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis. Januari, 5(1), 1–22.

Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik Hortikultura 2021.

Batubara, M. M. (2011). Metodologi Penelitian Sosial Ekonomi. Universitas Muhammadiyah Palembang.

Brown, P., Daigneault, A., & Dawson, J. (2019). Age, values, farming objectives, past management decisions, and future intentions in New Zealand agriculture. Journal of Environmental Management, 231, 110–120. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2018.10.018

Deekor, H. L. (2019). Non-Formal Education Needs Of Rural Farmers For Improved Participation In Community Development In Rivers State. International Journal of Innovative Social & Science Education Research, 7(1), 110–117. www.seahipaj.org

Fitriani, H. (2018). Kontribusi Fintech dalam Meningkatkan Keuangan Inklusif Pada PertanianSitus Peer to Peer Lending pada Pertanian (Studi Analisis Melalui Pendekatan Keuangan Syariah Dengan Situs Peer To Peer Lending Pada Pertanian di Indonesia). El Barka: Journal of Islamic Economics and Business, 01(01), 1–26.

Khanal, A. R., & Omobitan, O. (2020). Rural Finance, Capital Constrained Small Farms, and Financial Performance: Findings from a Primary Survey. Journal of Agricultural and Applied Economics, 52(2), 288–307. https://doi.org/10.1017/aae.2019.45

Mandang, M., Sondakh, M. F. L., & Laoh, O. E. H. (2020). Karakteristik Petani Berlahan Sempit di Desa Tolok Kecamatan Tompaso. Agri-SosioEkonomi, 16(1), 105–114.

Mardhiyyah, Y. S., Rasyidi, M. A., & Hidayah, L. (2020). Factors Affecting Crowdfunding Investor Number in Agricultural Projects: The Dummy Regression Model. Jurnal Manajemen Dan Agribisnis, 17(1), 14–25. https://doi.org/10.17358/jma.17.1.14

Moayedi, A. A., & Azizi, M. (2011). Non formal education and its relationship with bread wheat production. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 15, 1732–1736. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2011.03.360

Oktaviani, S., Rofatin, B., & Nuryaman, H. (2021). Faktor-¬Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Tukar Petani Subsektor Hortikultura Di Indonesia. Jurnal AGRISTAN, 3(1), 44–53.

Ozili, P. K. (2018). Impact of digital finance on financial inclusion and stability. Borsa Istanbul Review, 18(4), 329–340. https://doi.org/10.1016/j.bir.2017.12.003

Pusdatin. (2016). Outlook Komoditas Sub Sektor Hortikultura: Cabai .

Rifai, A. A., & Wulandari, E. (2022). Kontribusi Financial Technology Bidang Pertanian dalam Meningkatkan Permodalan guna Meningkatkan Produktivitas Usahatani Padi di Kabupaten Bandung. AGRINIKA, 6(2), 240–251.

Sangaji, Z. (2017). Kajian Sistem Budidaya Tanaman Sawi (Brassica juncea L) Di Petani Kelurahan Malawele Distrik Aimas Kabupaten Sorong. Median, IX(1), 16–24.

Sartika, S. R., & Karyani, T. (2018). Studi Kasus: Aksesbilitas Petani Kopi terhadap Kredit dari Lembaga Keuangan Bank. Jurnal Agro Industri Perkebunan, 6(2), 87–98. https://doi.org/10.25181/jaip.v6i2.954

Sepriyanti Burano, R., & Yuliza Siska, T. (2019). Pengaruh Karakteristik Petani Dengan Pendapatan Petani Padi Sawah. Menara Ilmu, XIII(10), 68–74.

Septiadi, D., & Mundiyah, A. I. (2020). Strategi Pengembangan Usaha Tani Sayuran Berbasis Pertanian Organik. AGRIFO, 5(1), 35–43.

Septiani, H. L. D., Sumarwan, U., Yuliati, L. N., & Kirbrandoko, K. (2021). Minat Petani Mengadopsi Sharing Economy Peer-To-Peer Lending Sebagai Alternatif Pembiayaan Pertanian. MIX: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, 11(1), 1–21. https://doi.org/10.22441/mix.2021.v11i1.001

Setiono, A. A., & Harjanti, D. (2014). Hubungan Latar Belakang Bisnis Kelaurga Dengan Kinerja Bisnis Aspek Pemasaran dan Sumber Daya Manusia. AGORA, 2(2).

Supriatna, A. (2008). Aksesibilitas Petani Kecil Pada Sumber Kredit Pertanian Di Tingkat Desa: Studi Kasus Petani Padi Di Nusa Tenggara Barat. SOCA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 8(2), 0–15.

Tanjung, A. F., Rini, I., & Lubis, S. N. (2020). Strategi Peningkatan Pendapatan Petani Padi Sawah di Kabupaten Labuhan Batu. Journal Of Agribusiness Sciences, 3(2), 59–63.

Winarto, W. W. A. (2020). Peran Fintech dalam Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Jesya (Jurnal Ekonomi & Ekonomi Syariah), 3(1), 61–73. https://doi.org/10.36778/jesya.v3i1.132

Yulida, R. (2012). Kontribusi Usahatani Lahan Pekarangan Terhadap Ekonomi Rumah Tangga Petani di Kecamatan Kerinci Kabupaten Pelalawan. Indonesian Journal of Agricultural Economics (IJAE), 3(2), 135–154.




DOI: https://doi.org/10.37058/agristan.v5i2.7682

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Lihat Statistik Jurnal Agristan View MyStat

Jurnal Agristan Office:

Agribusiness Department, Faculty of Agriculture, Universitas Siliwangi
Phone: 082219288062
Fax: (0265)325812
Email: agristan@unsil.ac.id