Pengaruh Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Blended Learning terhadap Kemampuan Literasi Sains

Kurniawati Kurniawati, Nur Hidayah

Abstract


Keterampilan pada pembelajaran IPA di SMP (Sekolah Menengah Pertama) yang harus dimiliki oleh peserta didik salah satunya adalah literasi sains. Keterampilan literasi sains bertujuan untuk menerapkan sains dengan baik dan benar, tetapi keterampian literasi sains tersebut masih tergolong rendah. Tujuan Penelitian Penyanyi Adalah untuk review mengetahui pengaruh Pembelajaran pembelajaran berbasis masalah Berbasis blended learning Terhadap kemampuan literasi sains PESERTA DIDIK PADA materi PENCEMARAN Lingkungan. Jenis penilitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode Quaisy Experiment . Subyek pada penelitian ini adalah kelas eksperimen dan kontrol yang menurut 62 peserta didik. Penelitian ini menggunakann desainThe Posttest Only Control Group Desaign. Instrumen pada penelitian berupa tes dan non tes yaitu berupa soal literasi IPA dan angket respon pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat perbedaan signifikan kemampuan literasi sains peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian yang diperoleh membuktikan bahwa pembelajaran berbasis masalah berbasis blended learning dapat meningkatkan literasi sains peserta didik.

Keywords


Blended Learning; Literasi Sains; Problem Based Learning

Full Text:

PDF

References


Adi, W. C., Suwono, H., & Suarsini, E. (2017). Pengaruh Guided Inquiry - Blended Learning. Jurnal Pendidikan:Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 2(10), 1369–1376.

Aulia, L. N., Susilo, S., & Subali, B. (2019). Upaya peningkatan kemandirian belajar siswa dengan model problem-based learning berbantuan media Edmodo. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 5(1), 69–78. https://doi.org/10.21831/jipi.v5i1.18707

Bahrul Hayat, Suhendra Yusuf, Benchmark Internasional Mutu Pendidikan, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2015), h. 315

Banila, L., Lestari, H. dan Siskandar, R. (2021) “Penerapan blended learning dengan pendekatan STEM untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa pada pembelajaran biologi di masa pandemi Application of Blended Learning with a STEM Approach to Improve Students ’ Science Literacy Ability during the Co,” Journal of Biology Learning, 3(1), hal. 25–33.

Casella, G. dan Berger, R. L. (2002) Statistical Inference. 2 ed. Pacific Grove CA: Duxbury.

Crawford, R., & Jenkins, L. 2017. Blended learning and team teaching: Adapting pedagogy in response to the changing digital tertiary environment. Australasian Journal of Educational Technology, 33(2).

Djajanto, L. dan Rohani, S. (2020) “Effective Problem Based Learning Presented in a Blended System: One Step toward Adaptive Learning,” Psychology and Education, 57(9), hal. 7042–7048. Tersedia pada: https://www.dpublication.com/wp-content/uploads/2020/12/40-10350.pdf.

Fadhilatunnisa, D., Rosidah dan Fakhri, M. M. (2020) “The Effectiveness Of The Blended Learning Model On The Students’ Critical Thinking Skills And Learning Motivation In Accounting Department,” Lentera Pendidikan, 23(2), hal. 194–208.

Fakhrizal, T. dan Hasanah, U. (2020) “Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Biologi Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Di Kelas X SMA Negeri 1 Kluet Tengah,” Jurnal Biotik, 8(2), hal. 200–217. doi: 10.22373/biotik.v8i2.8222.

Haerani, S. A. S., Setiadi, D., & Rasmi, D. A. C. (2020). Pengaruh Model Inkuiri Bebas Terhadap Kemampuan Literasi Sains. Jurnal Pijar Mipa, 15(2), 140. https://doi.org/10.29303/jpm.v15i2.1682

Hamka, D., & Effendi, N. (2019). Pengembangan Media Pembelajaran Blended Learning Berbasis Edmodo Pada Mata Kuliah Fisika Dasar di Program Studi Pendidikan IPA. 2(1), 19–33.

Hayat, B & Yusuf, S. (2006). Benchmark Internasional Mutu Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Herliana, F. et al. (2020) “The differences in physics learning outcomes based on gender after using blended problem-based learning model,” Journal of Physics: Conference Series, 1460(1), hal. 1–6. doi: 10.1088/1742-6596/1460/1/012125.

Hernández, Y., Pérez-Ramírez, M., Zatarain-Cabada, R., Barrón-Estrada, M. L., & Alor-Hernández, G. (2016). Designing Empathetic Animated Agents for a B-Learning Training Environment within the Electrical Domain. Educational Technology & Society, 19(2), 116-131.

Hidayatsyah (2021) “Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning Berbantuan Geogebra,” Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), hal. 458–470.

Irmita, L., & Atun, S. (2018). The Influence of Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) Approach on Science Literacy and Social Skills. Journal of Turkish Science Education, 15(3), 27-40.

Ismail, I., Permanasari, A., & Setiawan, W. (2016). Efektivitas virtual lab berbasis STEM dalam meningkatkan literasi sains siswa dengan perbedaan gender. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 2(2), 190. https://doi.org/10.21831/jipi.v2i2.8570

Kemandirian, D., & Siswa, B. (2019). Pengaruh Model Blended Learning Menggunakan Schoology Terhadap Prestasi Belajar Ditinjau. 1(1), 71–77.

Lestari, H. (2020). Literasi Sains Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Blended Learning Dengan Blog. 4(2), 597–604.

Mukharomah, F., Wiyanto dan Putra, N. M. D. (2021) “Analisis Kemampuan Literasi Sains Fisika Siswa Sma Pada Materi Kinematika Gerak Lurus Di Masa Pandemi Covid-19,” JoTaLP: Journal of Teaching and Learning Physics, 1(6), hal. 11–21.

Naila, I. dan Khasna, F. T. (2021) “Pengaruh Pembelajaran Daring Terhadap Kemampuan Literasi Sains Calon Guru Sekolah Dasar: Sebuah Studi Pendahuluan,” Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian, 7(1), hal. 42–47. Tersedia pada: https://journal.unesa.ac.id/index.php/PD/article/view/12177.

Nugraha, A. J., Suyitno, H., & Susilaningsih, E. (2017). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau dari Keterampilan Proses Sains dan Motivasi Belajar melalui Model PBL. Journal of Primary Education, 6(1), 35–43.

OECD. 2003. Literacy Skills for the World of Tomorrow: Further

Results From PISA 2000. Paris: Unesco Institue for Ststistic

OECD. 2004. Learning for Tomorrow ’ s World First Results from PISA 2003

OECD. 2009. PISA 2006 Technical Report

OECD. 2010. PISA 2009 Results : Executive Summary

OECD. 2014. Pisa 2012 Results

OECD. 2016. Resukt From PISA 2015

Rini, C. P., Dwi Hartantri, S. dan Amaliyah, A. (2021) “Analisis Kemampuan Literasi Sains Pada Aspek Kompetensi Mahasiswa PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang,” Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(2), hal. 166–179. doi: 10.29407/jpdn.v6i2.15320.

Rusdi, A., Sipahutar, H., & Syarifuddin, S. (2017). Hubungan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Sikap Terhadap Sains Dengan Literasi Sains Pada Siswa Kelas XI IPA MAN. Jurnal Pendidikan Biologi, 7(1), 72–80. https://doi.org/10.24114/jpb.v7i1.9983

Setyoko, S., & Indriaty, I. (2018). Penerapan Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Blended Learning terhadap Hasil Belajar Kognitif dan Motivasi Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Biologi, 7(3), 157. https://doi.org/10.24114/jpb.v7i3.10433

Sudrajat, B. dan Wati, E. F. (2021) “Problem-based Blended Learning Using Video Tutorial in Accordance with Student Ability,” KnE Social Sciences, 2021, hal. 96–104. doi: 10.18502/kss.v5i3.8531.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan pendidikan kuantitatif, kualitatif dan R & D (Bandung:: Alfabeta), h. 2

Suharsimi, Arikunto. 2013. Prosedur Penelitian Sebagai Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta, h. 193.

Taofiq, M., Setiadi, D., & Hadiprayitno, G. (2018). Analisis Implementasi Model Pembelajaran Inkuiri dan Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Literasi Sains Biologi Ditinjau dari Kemampuan Akademik yang Berbeda di SMAN 1 Kayanga. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi, 2007, 549–555.

Taqiyyah, S. A., Subali, B., & Handayani, L. (2017). Implementasi bahan ajar sains berbahasa inggris berbasis metakognitif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMP. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 3(2), 224.

https://doi.org/10.21831/jipi.v3i2.14859

Triyanto, S. A., Susilo, H., & Rohman, F. (2016). Penerapan Blended-Problem Based Learning dalam Pembelajaran Biologi. Jurnal Pendidikan, 1(1), 1252–1260.

Ulandari, A. dan Mitarlis (2021) “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berwawasan Green Chemistry Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Pada Materi Asam Basa,” Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 15(1), hal. 2764–2777.

Uus Thoharudin. 2011. Membangun Literasi Sans Peserta Didik (Bandung: Humanora) hlm. 10

Wahyuni, T., Makmur, A. dan Rhamayanti, Y. (2020) “Peningkatan Pemahaman Konsep Matematika Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar,” PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran), 3(2), hal. 170–179.

Wilujeng, M. F. S. dan insih. (2016). Pengembangan SSP Zat dan Energi Berbasis Keunggulan Lokal untuk Meningkatkan Literasi Sains dan Kepedulian Lingkungan Developing of Essence and Energy SSP Based on Local Wisdom to Improve Literacy Science and Environmental Care Of Students of MTs. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 2(1), 66–75.

Zulfa, L. N. dan Haryanto (2021) “Pengaruh Media Macromedia Flash Terhadap Literasi Sains dan Sikap Demokratis Mahasiswa,” Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education), 9(1), hal. 52–64. doi: 10.24815/jpsi.v9i1.18266.




DOI: https://doi.org/10.37058/bioed.v6i2.3090

Article Metrics

Abstract view : 522 times
PDF - 253 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Bioedusiana is Indexed by

Indeks DimensionsIndeks Copernicus Indeks Google ScholarSintaCrossrefGarudaWorldCatBASEIndonesia OneSearchPKP INDEXING