PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI KESETARAAN GENDER DALAM KELUARGA

Dede Nurul Qomariah

Abstract


Ketidakadilan gender telah lama menjadi isu nasional yang penanganannya memerlukan kesadaran dari berbagai pihak mulai dari keluarga, masyarakat, hingga pemerintah. Begitupun sebaliknya kesetaraan gender yang berlebihan dikhawatirkan bisa mengancam keutuhan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauhmana persepsi masyarakat mengenai kesetaraan gender di dalam keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat mengenai konsep kesetaraan gender masih rendah, namun sudah banyak dipraktikan dan diterima oleh masyarakat. Hal ini dibuktikan melalui pemenuhan hak anak yang sama dalam bidang pendidikan, pembagian tugas domestik dalam keluarga secara merata oleh anak laki-laki dan perempuan, kebebasan untuk menentukan pilihan dan mengeluarkan pendapat, serta kebebasan dalam pengambilan keputusan di keluarga. Singkatnya, kesetaraan gender di dalam keluarga dinilai baik oleh masyarakat asalkan tidak berbenturan dengan sifat kodrati manusia dan nilai-nilai agama yang berlaku di masyarakat.


Full Text:

PDF

References


Herrien, P. (2004). Gender dan Keluarga (Konsep dan Realita di Indonesia). Bandung: Institut Perempuan Bandung.

Jones, P. Bradbury, L. Boutillier, SL. (2016). Pengantar Teori-Teori Sosial. Yayasan Pustaka Obor Indonesia: Jakarta.

Kajanus, A. (2015). Chinese Student Migration, Gender and Family. London School of Economics and Political Science: UK

Puspitawati, H. 2012. Gender dan Keluarga: Konsep dan Realita di Indonesia. PT IPB Press. Bogor.

Rahmat, J. (2004). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Slameto. (1995). Belajar dan Faktor – Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta, Rineka Cipta.

UNECSO (2002a). Gender equality in basic education: Education for all. Paris: UNESCO.

Walby, Sylvia. (1990). Theorising Patriarchy. Blackwell: Oxford.

Walgito, B. (2004). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Ofset.

Almudena Moreno Minguez & Isabella Crespi (2017) Gender equality and

family changes in the work–family culture in Southern Europe, International Review of Sociology, 27:3, 394-420

Anwar, S. (2016). URGENSI PENDIDIKAN GENDER DALAM KELUARGA. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar. Volume 3 Nomor 2 Desember 2016. p-ISSN 2355-1925.

Dommermuth, et.al. (2015). Gender Equality in the Family and Childbearing. Journal of Family Issues 1–22 DOI: 10.1177/0192513X15590686

European Commission. (2011). ‘Strategy for Equality Between Women and Men 2010/2015’, Luxembourg: Publications Office of the European Union, www.ec.europa.eu/social/ BlobServlet?docId6568&langIden Retrieved 11 Januari 2018

Nurlian & Daulay. (2008). KESETARAAN GENDER DALAM PEMBAGIAN KERJA PADA KELUARGA PETANI LADANG (Studi Kasus Analisa Isu Gender pada Keluarga Petani Ladang di Desa Cot Rambong, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, NAD). Jurnal Harmoni Sosial, Januari 2008, Volume II, No. 2.

Patricia C. Salinas and Claudia Bagni. (2017). Gender Equality from a European Perspective: Myth and Reality. Journal of Neuron 96, Elsevier. doi.org/10.1016/j.neuron.2017.10.002

Veronica V. Kostenko, Pavel A. Kuzmuchev & Eduard D. Ponarin (2015): Attitudes towards gender equality and perception of democracy in the Arab world, Democratization, DOI: 10.1080/13510347.2015.1039994.

Arkaniyati. (2012). Kesetaraan Dan Keadilan Gender Dalam Usahatani Bawang Merah, Desa Sidakaton, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Skripsi. Bogor. Institut Pertanian Bogor.

Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2000 Tentang Pengarusutamaan Gender.




DOI: https://doi.org/10.37058/jpls.v4i2.1601

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jendela PLS is Indexed by

Indeks Google ScholarGarudaBASEresearchbib Crossref

 View My Stats

 

This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

©All rights reserved 2017. Jurnal Jendela PLS, E-ISSN: 2745-3944