Studi Anthophyta di Kota Magelang sebagai Sumber Pembelajaran Saintifik pada Perkuliahan Biosistematika Tumbuhan

Muhammad Radian Nur Alamsyah, Sekar Jati Pamungkas, Andari Rosiana Meganingrum, Luthfiana Sabila Nur'afifah

Abstract


Kota “sejuta bunga” Magelang memiliki potensi keanekaragaman tumbuhan antophyta. Namun, potensi tersebut belum dianalisis lebih lanjut dan diotimalkan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran saintifik Biosistematika Tumbuhan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasi tumbuhan antophyta di Kota Magelang, dan menganalisis kelayakan potensinya sebagai sumber belajar dalam pembelajaran saintifik Biosistematika Tumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Identifikasi antophyta dilakukan dengan metode perbandingan gambar dan lanjutkan proses klasifikasi secara hierarkis. Sampel diambil dari setiap populasi tumbuhan yang memiliki persamaan perawakan dengan area observasi sepanjang 800 m di Taman Tanggul Kali Kota. Analisis kelayakan potensi sumber belajar dilakukan melalui expert judgement dengan instrumen angket skala Likert. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi 35 spesies tumbuhan antophyta di Kota Magelang dan dapat diklasifikasikan menjadi 32 genus, 25 famili, 16 ordo, dan 2 kelas. Hasil analisis kelayakan sumber belajar memperoleh kategori baik (83,85%), sehingga potensi tersebut layak menjadi sumber belajar dalam kegiatan pembelajaran saintifik pada mata kuliah Biosistematika Tumbuhan.

Keywords


Anthophyta; Magelang; Sumber Belajar; Pembelajaran Saintifik; Biosistematika Tumbuhan

Full Text:

PDF

References


Aldridge, J. M., Fraser, B. J., Taylor, P. C., & Chen, C. C. (2000). Constructivist learning environments in a crossnational study in Taiwan and Australia. International Journal of Science Education. https://doi.org/10.1080/095006900289994

Bhattacharyya, B. (2016). Botani Sistematik (2nd ed.). EGC.

Braby, M. F., & Williams, M. R. (2016). Biosystematics and conservation biology: Critical scientific disciplines for the management of insect biological diversity. In Austral Entomology. https://doi.org/10.1111/aen.12158

Dahlia; Ibrohim; Mahanal, S. (2016). Pemanfaatan Potensi Hutan Wisata Baning Sebagai Sumber Belajar Interaksi Makhluk Hidup Dengan Lingkungan DI SMP. Seminar Nasional Pendidikan IPA, 873–886. http://pasca.um.ac.id/wp-content/uploads/2017/02/Dahlia-873-886.pdf

Dewi, N. L., Dantes, N., & Sadia, I. W. (2018). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Hasil Belajar. Science and Physics Education Journal (SPEJ), 2(1), 1–10. https://doi.org/10.31539/spej.v2i1.333

Dewi, V. P., Hindun, I., & Wahyuni, S. (2016). Studi Trikoma Daun Pada Famili Solanaceae Sebagai Sumber Belajar Biologi. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia).

Gitakarma, M. S., & Tjahyanti, L. P. A. S. (2012). Modifikasi Claroline dengan Metode Pembelajaran Computer-Supported Collaborative Learning (CSCL) Berbasis Konstruktivisme. Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI), 1(1), 37. https://doi.org/10.23887/janapati.v1i1.9764

Gradstein, S. R., & Stace, C. A. (1981). Plant Taxonomy and Biosystematics (Contemporary Biology). Taxon. https://doi.org/10.2307/1219972

Handayani, T., & Amanah, N. (2018). Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Strata Herba di Kawasan Gunung Tidar Kota Magelang sebagai Sumber Belajar Biologi Abstrak. 2, 85–90.

Handayani, T., & Findahati, M. M. (2018). Keanekaragaman Jenis Vegetasi Strata Semak di Kawasan Gunung Tidar Kota Magelang sebagai Sumber Belajar Biologi. Seminar Nasional Pendidikan FKIP UAD, 80–84.

Handayanii, T., Sugiarti, P., Api, G., Nglanggeran, P., Paku, T., & Biologi, S. B. (2012). Keanekaragaman jenis tumbuhan paku di kawasan gunung api purba nglanggeran sebagai sumber belajar biologi sma kelas x materi keanekaragaman hayati. 683–692.

Ibrahim, N., & Ishartiwi, I. (2017). Pengembangan Media Pembelajaran Mobile Learning Berbasis Android Mata Pelajaran Ipa Untuk Siswa Smp. Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan, 8(1). https://doi.org/10.24176/re.v8i1.1792

Idu, M., Odara, T., & Erhabor, J. O. (2011). Biosystematics Education in Nigerian Universities. 378–381.

Irawan, A., & Susilo, M. J. (2014). Identifikasi potensi sumber belajar biologi sma kelas x di sekitar Goa Cerme Kabupaten Bantul untuk materi keanekaragaman jenis tumbuhan semak. Jupemasi-Pbio, 1(1), 113–116.

Jailani, M. sahran. (2017). Pengembangan Sumber Belajar Berbasis Karakter Peserta Didik (Ikhtiar optimalisasi Proses Pembelajaran Pendidi-kan Agama Islam (PAI)). Nadwa, 10(2), 175. https://doi.org/10.21580/nw.2016.10.2.1284

Machin, A. (2014). Implementasi pendekatan saintifik, penanaman karakter dan konservasi pada pembelajaran materi pertumbuhan. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 3(1), 28–35. https://doi.org/10.15294/jpii.v3i1.2898

Mumpuni, K. E. (2013). Potensi Pendidikan Keunggulan Lokal Berbasis Karakter Dalam Pembelajaran Biologi Di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional X Pendidikan Biologi FKIP UNS, 10(2), 1–7. http://www.jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/prosbio/article/download/3137/2177

Najmulmunir, N. (2010). Memanfaatkan Lingkungan Di Sekitar Sekolah Sebagai Pusat Sumber Belajar. Region.

Nurrohman, E., Abdulkadir, R., & Sri, W. (2015). Keanekaragaman Makrofauna Tanah di Kawasan Perkebunan Coklat (Theobroma cacao L. ) sebagai Bioindikator Kesuburan Tanah dan Sumber Belajar Biologi. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 1(2), 197–208. http://202.52.52.22/index.php/jpbi/article/view/3331

Peraturan Daerah Kota Magelang Nomor 11 Tahun 2014. Tentang Brainding Kota Magelang.

Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indoneisa Nomor 3 Tahun 2020. Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Primack, R. B. (2013). Locally adapted textbooks can help biodiversity. In BioScience. https://doi.org/10.1525/bio.2013.63.12.5

Probert, P. K. (2010). Conserving biosystematics. In Aquatic Conservation: Marine and Freshwater Ecosystems. https://doi.org/10.1002/aqc.1145

Rahyuni, R., Zamzaili, Z., & Ruyani, A. (2018). Penerapan Pembelajaran Outdoor dengan Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMPN 6 Kota Bengkulu. PENDIPA Journal of Science Education, 2(3), 183–187. https://doi.org/10.33369/pendipa.2.3.183-187

Simpson, M. (2010). Plant systematics: Second edition. In Plant Systematics: Second Edition.

Singh, G. (2016). Plant systematics: An integrated approach: Third edition. In Plant Systematics: An Integrated Approach: Third edition. CRC Press.

Sitepu, B. P. (2017). Pengembangan Sumber Belajar. PT Rajagrafindo Persada.

Situmorang, R. (2016). Analisis Potensi Lokal Untuk Mengembangkan Bahan Ajar Biologi Di Sma Negeri 2 Wonosari. Jurnal Pendidikan Sains Universitas Muhammadiyah Semarang, 4(1), 51–57. https://doi.org/10.26714/jps.4.1.2016.51-57

Suhardi. (2012). Pengembangan Sumber Belajar. Universitas Negeri Yogyakarta.

Sujarwanta, A. (2012). Mengondisikan Pembelajaran IPA dengan Pendekatan Saintifik. Jurnal Nuansa Kependidikan, 16(1).

Sundawan, M, D. (2016). Perbedaan Model Pembelajaran Konstruktivisme Dan Model Pembelajaran Langsung. Jurnal Logika, XVI(1), 1–11.

Suratsih, Henuhili, V., Rahayu, T., & Nuria W, R. K. (2009). Penyusunan Sumber Belajar Genetika Berbasis Potensi Lokal Dalam Bentuk Modul Pembelajaran. Seminar Nasional Biologi, Lingkungan Dan Pembelajaranya, 724–741.

Sutrisno, H. (2016). Peran Ilmu Dasar Biosistematika Pada Era Bioteknologi. Seminar Nasional Biotik 2016, X, 1–21.

Tjitrosoepomo, G. (2013). Taksonomi Tumbuhan (Spermatophyta). Gajah Mada University Press.

Valentine, D. H., & Love, A. (1958). Taxonomic and biosystematic categories (Issue October).

Vane-Wright, R. I. (2013). Taxonomy, Methods of. Encyclopedia of Biodiversity: Second Edition, 7, 97–111. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-384719-5.00141-6

Wibowo, E. P. (2016). Kompetensi Guru Dalam Pemanfaatan Sumber Belajar By Utilization Di Sdn Caturtunggal 6. E-Jurnal Prodi Teknologi Pendidikan, 5, 10–20.

Yuliati, Y. (2017). Miskonsepsi Siswa Pada Pembelajaran Ipa Serta Remediasinya. Journal Bio Educatio, 2(2), 50–58.

Yusuf, O. (2018). Kamera Pintar Google Lens Disebar ke Semua Android. https://tekno.kompas.com/read/2018/03/07/12375637/kamera-pintar-google-lens-disebar-ke-semua-android

Zubaidah, S. (2014). PEMBERDAYAAN KETERAMPILAN PENEMUAN DALAM SCIENTIFIC APPROACH MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS REMAP COOPLE. Seminar Nasional XI Pendidikan Biologi FKIP UNS Biologi, Sains, Lingkungan, Dan Pembelajarannya, 1000–1011.

Zulkarnain. (2009). Kearifan Lokal dalam Pemanfaatan dan Pelestarian Sumberdaya Pesisir (Studi Kasus di Desa Panglima Raja Kecamatan Concong Kabupaten Indragiri Hilir Propinsi Riau). Jurnal Berkala Perikanan Terubuk.




DOI: https://doi.org/10.37058/bioed.v5i2.2337

Article Metrics

Abstract view : 113368 times
PDF - 2035 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Bioedusiana is Indexed by

Indeks DimensionsIndeks Copernicus Indeks Google ScholarSintaCrossrefGarudaWorldCatBASEIndonesia OneSearchPKP INDEXING