HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN DAN LAMA HEMODIALISIS DENGAN STATUS GIZI PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS

Silvi Salsabila, Taufiq Firdaus Al-Ghifari Atmadja, Rizka Fikrinnisa

Abstract


Permasalahan yang umumnya terjadi pada penderita penyakit ginjal kronis dengan terapi hemodialisis adalah malnutrisi. Status gizi kurang pada pasien penyakit ginjal kronis dengan hemodialisis, terjadi karena faktor proses hemodialisis itu sendiri dan berkurangnya asupan makanan akibat gangguan gastrointestinal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan protein dan lama hemodialisis dengan status gizi pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani terapi hemodialisis rutin yaitu dua kali dalam seminggu. Metode penelitian ini adalah analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Cara pengambilan subjek dilakukan dengan consecutive sampling dengan total sampling yaitu sebanyak 93 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara pengisian kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki asupan protein tidak adekuat yaitu sebanyak 75,3%, sebesar 69,9% responden telah menjalani terapi hemodialisis cukup lama yakni lebih dari dua tahun, sebanyak 77,4% responden mengalami malnutrisi. Hasil analisis statistik menunjukkan ada hubungan antara asupan protein dengan status gizi (p=0,000), ada hubungan antara lama hemodialisis dengan status gizi (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara asupan protein dan lama hemodialisis dengan status gizi.


Keywords


asupan protein, lama hemodialisis, status gizi

Full Text:

PDF

References


World Health Organization (WHO). 2023. Global nutrition challenges: Human Nutrition.

World Health Organization (WHO). 2020. Malnutrition Fact Sheet.

[KDIGO] Kidney Disease Improving Global Outcome. 2012. Clinical Practice Guideline for the Evaluation and Management of Chronic Kidney Disease. Kidney International Supplements, 3. (1). 1150.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 2018. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). 2015. Pedoman Pengelolaan Gagal Ginjal Kronik di Pelayanan Kesehatan Primer. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Carrero, J.J., Thomas, F. dan Nagy, K., 2018. Global Prevalence of Protein-Energy Wasting In Kidney Disease: a meta-analysis of observational studies. Journal of Renal Nutrition, 28. (6). 38-392

Bramania, M. et al. 2024. Factors Associated with Malnutrition Among Hemodialysis Patients. Peritoneal Dialysis International, 44. (1). 2431.

Susetyowati, S. et al. 2017. Nutrition screening Tools as Predictor of Malnutrition for Hemodialysis Patient in dr.Sardjito Hospital in Yogyakarta, Indonesia. Journal of Kidney Disease and Transplantation, 28(6). 1307-1313.

Global Burden of Disease (GBD). 2021. Global, regional, and national burden of chronic kidney disease: a systematic analysis of the Global Burden of Disease Study 2021.Sherly, S. et al. 2021. Asupan Energi, Protein, Kalium dan Cairan dengan Status Gizi (SGA) Pasien GGK yang Menjalani Hemodialisa. Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan. 5 (2). 211-220.

American Diabetes Association (ADA). 2022. Standards of Medical Care in Diabetes.

Syakilla et al

Devi, A. A. I. K. S., Wiardani, N. K., Cintari, L. 2020. Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Protein dan Lama Hemodialisis Dengan Status Gizi Pasien Gagal Ginjal Kronis di RSUD Wanganya Denpasar. Jurnal Ilmu Gizi: Journal of Nutritiun Sciene. 11. (2). 105-115.

Kalantar-Zadeh, K. dan Fouque, D. 2017. Nutritional management of chronic kidney disease. The New England Journal of Medicine, 377 (17) .1765-1776.




DOI: https://doi.org/10.37058/nsj.v4i2.18441

Refbacks

  • There are currently no refbacks.